Terpapar Covid-19 Usai Divaksin, Begini Penjelasan Gugus Tugas Tangsel

Selasa, 02 Maret 2021 - 17:17 WIB
loading...
Terpapar Covid-19 Usai...
Salah seorang warga Tangerang tengah divaksin Covid-19, Selasa (2/3/2021). Foto/Dok/SINDOnews
A A A
TANGERANG SELATAN - Sebanyak 15 tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terpapar virus Corona . Padahal, sudah disuntik vaksin Covid-19 .

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kota Tangsel dr Tulus Muladiyono mengatakan, meski sudah disuntik vaksin, masyarakat tetap bisa tertular Covid-19. Untuk itu, warga tetap diminta waspada dan menjaga protokol kesehatan (prokes).

"Sekarang gini, kekebalan vaksin itu baru bereaksi 1 minggu setelah disuntik. Walaupun itu belum full, karena masih ada tahap kedua dan akan terus naik kekebalannya sampai 100% setelah suntik dosis kedua," kata Tulus kepada SINDOnews, Selasa (2/3/2021) sore.

Dijelaskan dia, masyarakat yang disuntik vaksin anti Corona belum terbentuk secara sempurna antibodi dalam tubuhnya, jika belum melewati waktu 28 hari. Baca juga: Kemenkes: Kabar Wartawan Terpapar COVID-19 Usai Divaksinasi Tidak Benar

"Ya, tetap bisa kena, kagena kan belum terbentuk antibodinya. Tetapi setelah tahap kedua, setelah 28 hari, dia punya antibodi. Jadi kalau dekat dengan penderita, badan kita udah perang duluan, bisa melawan. Beda dengan yang belum vaksin," jelasnya.

Namun, beda hal jika tetap masih tertular. Katanya, hal itu bergantung pada frekuensi dengan para penderita. Menurutnya, di sinilah pentingnya warga untuk tetap menjaga prokes, meski telah divaksin.

"Kalau masih terkena juga, tergantung dengan frekuensi dia dengan si penderita. Buat yang sudah vaksin, prokesnya tetap harus jalan, 3 m masih dijalankan. Bukan berarti setelah divaksin itu bisa aktivitas seperti sediakala," pungkas Tulus. Baca juga: Pejabat Pemkot dan Wartawan di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19, Bawaannya Ngantuk

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 15 tenaga kesehatan di Puskesmas Jombang, Ciputat, positif Covid-19. Akibatnya, pelayanan kesehatan di puskesmas itu ditutup untuk sementara waktu.

(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ratusan Tenaga Kesehatan...
Ratusan Tenaga Kesehatan Bersinergi, Dorong Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Kolaborasi Tenaga Kesehatan...
Kolaborasi Tenaga Kesehatan dan Edukasi Publik di Hari Prematur Sedunia 2025
Nama Hilang di Kepegawaian,...
Nama Hilang di Kepegawaian, Ratusan Nakes Ngamuk di BKPSDM Muna
Rekomendasi
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved