Anies Permanenkan Jalur Sepeda, Politikus PDIP Protes Bikin Jalur Mobil Makin Sempit

Senin, 01 Maret 2021 - 13:08 WIB
loading...
Anies Permanenkan Jalur...
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mempermanenkan jalur sepeda dari Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Foto: @dishubdkijakarta
A A A
JAKARTA - Anggota Fraksi PDIP Komisi B DPRD DKI Gilbert Simanjuntak angkat bicara soal jalur sepeda permanen yang tengah dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: DKI Jakarta Resmi Permanenkan Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Menurut dia, kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan di bidang transportasi itu tidak menyentuh dengan mengutamakan jalur sepeda yang malah mempersempit badan jalanm hingga selebar 2 meter.

"Padahal jalur sepeda banyak yang tidak dilalui sepeda dengan jumlah cukup, dan sebagian besar jadi jalur sepeda motor dan parkir mobil. Sementara trotoar diperbesar, sehingga makin mempersempit jalur mobil dan motor. Di sisi lain Jaklingko belum berjalan, minim sekali yang berfungsi baik," tegasnya kepada wartawan, Senin (1/3/2021).



Mantan Wakil Rektor Akademik UKI itu menyarankan, sebaiknya angkutan massal yang ditingkatkan terlebih dahulu dengan menambah jumlah armada, frekuensi, ketepatan waktu dan jumlah jalur agar mencapai seluruh daerah di Jakarta.

"Hanya Jakarta, Manila, dan Medellin yang tranportasi publik dimiliki swasta. Seharusnya pajak yang dipungut dikembalikan juga ke sektor transportasi, selain pendidikan dan kesehatan," tandasnya.

Baca juga: Viral Mobil Mewah Masuk Jalur Sepeda di Sudirman-Thamrin, Koalisi Pejalan Kaki Protes

Ia juga menyinggung pembatasan usia kendaraan di bawah 10 tahun. Rencana ini didasari Ingub Nomor 66 Tahun 2019 yang mencakup hal peningkatan kualitas udara sebagai target, sehingga melibatkan gedung milik pemerintah, sekolah, dan lain-lain.

"Sedangkan yang menjadi urusan Dinas Perhubungan adalah masalah transportasi yang menyentuh kehidupan masyarakat seluruh lapisan. Kebijakan mengenai ini haruslah melalui Perda, karena sifatnya memaksa, sesuai Ingub: memastikan, membatasi umur mobil untuk alasan kualitas udara adalah baik, tetapi dengan melalui tahapan perencanaan yang baik," tutupnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Rekomendasi
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Berita Terkini
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Infografis
AS Bikin Tank Bertenaga...
AS Bikin Tank Bertenaga Listrik, M1 Abrams jadi Makin Canggih
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved