Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Pembunuhan Sadis di Warung Tuak Gemparkan Simalungun, Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun

loading...
Pembunuhan Sadis di Warung Tuak Gemparkan Simalungun, Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun
Polsek Perdagangan, melakukan pemeriksaan terhadap pemuda berinisial AM diduga pelaku pembunuhan wiraswasta di kedai tuak, Minggu (28/2/2021). Foto/Ist.
SIMALUNGUN - Seorang pemuda berinisial AM (21) warga Desa Kerasaan, Kecamatan Bandar, ditangkap polisi dan menjalani pemeriksaan intensif atas dugaan pembunuhan sadis terhadap seorang wiraswasta Mananda Siadari (33).

Baca juga: Pematangsiantar Gempar, Istri Mantan Sekda Ditemukan Tewas dengan Darah Berceceran

Korban yang merupakan warga Desa Pematang Kerasaan Rejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, tewas setelah ditusuk berulang kali di warung tuak, Sabtu (27/2/2021) tengah malam. Tak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Perdagangan, Minggu (28/2/2021) dini hari berhasil menangkap tersangka.





Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo, melalui Kapolsek Perdagangan, AKP Josia didampingi Kasubbag Humas Polres Simalungun, AKP L. Hakim Sembiring mengatakan, AM ditangkap tidak sampai 24 jam setelah kejadian.

Baca juga: Mojokerto Gempar, PSK Tewas Terlentang Tanpa Celana Dalam dan Dasternya Acak-acakan

Josia mengatakan, AM menghabisi nyawa korban dengan menusuk tubuh korban berulang kali hingga tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Motif AM menikam korban berawal dari pertengkaran di warung tuak yang berujung dendam.

"Setelah korban dan diduga pelaku bertengkar di warung tuak dilerai warga. AM pergi meninggalkan lokasi kejadian, namun selang 20 menit datang lagi dan langsung menusuk korban berulang kali," ujar Josia. Baca juga: Nenek 66 Tahun di Kota Bandung Ini Tak Menyangka Bakal Dapat Vaksinasi

Usai kejadian, AM kabur. Namun pelarian tak berlangsung lama, hanya beberapa jam setelah kejadian, polisi berhasil menangkapnya saat bersembunyi di tempat yang tidak jauh dari kediamannya. " Ditangkap tanpa perlawanan , dan masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Perdagangan," sebut Josia.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top