18.850 Tenaga Pendidik Kota Depok Didaftarkan untuk Terima Vaksin Covid-19

Kamis, 25 Februari 2021 - 22:10 WIB
loading...
18.850 Tenaga Pendidik...
Disdik Kota Depok telah mendaftarkan 18.850 tenaga pendidik untuk menerima vaksin Covid-19.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
DEPOK - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok telah mendaftarkan tenaga pendidik untuk menerima vaksin Covid-19. Jumlah yang didata sebanyak 18.850 orang tenaga pendidikan mulai dari TK/PAUD sampai SMP.

Namun jumlah itu tidak termasuk tenaga pendidik yang ada dibawah kewenangan Kementrian Agama. Kepala Disdik Kota Depok , Mohammad Tamrin mengatakan, 18.850 tenaga pendidik tersebut terdiri dari tingkat SMP sebanyak 5.206, SKB sebanyak 63, PKBM sebanyak 478, Dinas Pendidikan sebanyak 156, SD sebanyak 8.338 dan PAUD/TK sebanyak 4.609.

Jumlah tersebut sudah termasuk tenaga operator, laboran dan pustakawan. "Data guru semua kita sampaikan dari PAUD sampai SMP. Kalau SMA di provinsi. Data sudah disampaikan ke Dinkes, tapi kuota (penerima vaksin) berapa kami belum tahu," kata Tamrin, Kamis (25/2/2021).

Namun pihaknya mengaku tidak tahu apakah data yang diajukan tersebut akan menerima vaksin seluruhnya atau tidak. Hingga saat ini pihaknya pun masih berkordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait hal tersebut. "Kita sedang luruskan juga apakah semua guru divaksin dengan vaksin yang tersedia dari pusat, juga belum detil disampaikan oleh Dinkes. Kami cuma diminta data saja," ujarnya.

Disdik telah menyerahkan data tersebut ke Dinkes sejak sepekan lalu. Namun hingga kini belum ada kabar kelanjutan. "Data sudah diserahkan ke Dinkes sejak seminggi lalu. Kemarin kita juga dimintakan titik tempatnya. Nanti dimana (pelaksanaan) sedang dirumuskan apakah disekolah atau dimana ini masih belum kordinasi dengan Dinkes," terangnya.

Terkait kesiapan kegiatan belajar mengajar (KBM) pada Juli nanti, Tamrin mengaku masih akan membahas dengan Satgas. Namun untuk kesiapan pihaknya sudah melakukan simulasi. Yang pasti kata dia, KBM tidak akan dilalukak full selama sepekan. Baca: 6.675 Pelayan Publik di Tangerang Divaksin Anti Corona Tahap 2

"Persiapan kita belum sepenuhnya KBM tatap muka karena kita dengan kondisi ruang kelas terbatas. Satu kelas maksimal 20 anak. Kalau kemarin kita simulasi, tatap muka 3 hari dan 2 hari belajar dari rumah (BDR). Kita memperhatikan prokes. Jml maksimal anak 20, dan maksimal di sekolah 4 jam. Jadi tidak bisa seminggu tatap muka full," katanya.

Pelaksanaan KBM tatap muka sepenuhnya adalah kewenangan pemerintah kota setempat. Tamrin berujar jika Kota Depok terus mengalami perbaikan kondisi maka KBM tatap muka bisa digelar Juli nanti. "Tergantung kondisi daerah masing-masing. Juni kami akan rapat dengan satgas dengan kondisi Depok. Kalau dari pusat kembali kondisi daerah seperti apa. Kalau dengan kondisi sekarang, kita dari merah ke orange. Sebaran RT banyaj hijau, saya Berharap Juni membaik dan kita lapor awal ajaran. Dengan kondisi saat ini terus membaik kita berharap bisa tatap muka," pungkasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
Pelanggaran TKA SMP...
Pelanggaran TKA SMP 2026, Dinas Pendidikan Jatuhkan Sanksi Teguran hingga Pembinaan
Rekomendasi
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Berita Terkini
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved