6.675 Pelayan Publik di Tangerang Divaksin Anti Corona Tahap 2
Kamis, 25 Februari 2021 - 17:55 WIB
loading...
Pelayan publik di Pemkot Tangerang disuntik vaksin Covid-19, Kamis (25/2/2021). Foto: Hasan Kurniawan/SINDOnews
A
A
A
TANGERANG - Vaksinasi Covid-19 tahap dua di Kota Tangerang dimulai. Sebanyak 21.833 pelayan publik ditargetkan disuntik vaksin Covid-19 .
Proses vaksinasi ini dilakukan di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, mulai hari ini dengan protokol kesehatan (prokes) cukup ketat. Suntik vaksin pun berlangsung dengan lancar.
Menurut Wali Kota Tangerang Arief RWismansyah, hari pertama ini yang akan disuntik vaksin sebanyak 6.675 orang yang terdaftar terlebih dahulu. Baca juga: 6 Hari Penyuntikan, 3.006 Lansia di Jakut Telah Divaksin Covid-19
"Vaksinasi bagi petugas pelayanan publik ini ditargetkan dapat diberikan kepada 6.675 orang yang sudah terdaftar. Yang divaksin hari ini antara lain petugas Pol PP, Dishub, ASN kecamatan dan kelurahan. Termasuk guru 3.600 orang," kata Arif di lokasi, Kamis (25/2/2021).
Prosesnya vaksinasi ini berlangsung sampai beberapa hari ke depan. Banyaknya orang yang divaksin sempat membuat kerumunan dan cukup disesalkan. Namun, akan diperbaiki.
"Ya, memang masih terdapat sejumlah kekurangan. Walaupun Pemkot sudah mempersiapkan 30 lajur untuk mempercepat proses pemberian vaksin. Nanti akan kita perbaiki lagi," katanya. Baca juga: 7.730 Vaksin Covid-19 Tahap 2 untuk Tenaga Kesehatan Tiba di Kabupaten Bogor
Arief berharap, proses vaksinasi yang dilakukan hari ini di Puspemkot Tangerang bisa menjadi percontohan untuk pelaksanaan vaksin bagi seluruh warga di Kota Tangerang kedepannya.
"Ya, kami siapkan untuk jangka panjang. Jadi mekanisme yang cepat dan tepat seperti apa. Ini uji coba," sambung Arief. Baca juga: Kemenkes: Vaksin Corona untuk Tenaga Kesehatan Sudah 99,53%
Dilanjutkan dia, Pemkot Tangerang juga tengah menyiapkan proses vaksinasi bagi pedagang di sejumlah pasar. Hal ini mengingat tingginya interaksi yang terjadi di pasar antara penjual dan pembeli, dengan kuotanya 2.100 orang.
"Untuk pedagang, prosesnya nanti akan dilakukan di pasar. Jadi, tidak perlu datang ke Puspem," pungkasnya. Baca juga: Vaksin Gotong Royong, Erick Ingatkan Swasta Wajib Beli di BUMN
Proses vaksinasi ini dilakukan di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, mulai hari ini dengan protokol kesehatan (prokes) cukup ketat. Suntik vaksin pun berlangsung dengan lancar.
Menurut Wali Kota Tangerang Arief RWismansyah, hari pertama ini yang akan disuntik vaksin sebanyak 6.675 orang yang terdaftar terlebih dahulu. Baca juga: 6 Hari Penyuntikan, 3.006 Lansia di Jakut Telah Divaksin Covid-19
"Vaksinasi bagi petugas pelayanan publik ini ditargetkan dapat diberikan kepada 6.675 orang yang sudah terdaftar. Yang divaksin hari ini antara lain petugas Pol PP, Dishub, ASN kecamatan dan kelurahan. Termasuk guru 3.600 orang," kata Arif di lokasi, Kamis (25/2/2021).
Prosesnya vaksinasi ini berlangsung sampai beberapa hari ke depan. Banyaknya orang yang divaksin sempat membuat kerumunan dan cukup disesalkan. Namun, akan diperbaiki.
"Ya, memang masih terdapat sejumlah kekurangan. Walaupun Pemkot sudah mempersiapkan 30 lajur untuk mempercepat proses pemberian vaksin. Nanti akan kita perbaiki lagi," katanya. Baca juga: 7.730 Vaksin Covid-19 Tahap 2 untuk Tenaga Kesehatan Tiba di Kabupaten Bogor
Arief berharap, proses vaksinasi yang dilakukan hari ini di Puspemkot Tangerang bisa menjadi percontohan untuk pelaksanaan vaksin bagi seluruh warga di Kota Tangerang kedepannya.
"Ya, kami siapkan untuk jangka panjang. Jadi mekanisme yang cepat dan tepat seperti apa. Ini uji coba," sambung Arief. Baca juga: Kemenkes: Vaksin Corona untuk Tenaga Kesehatan Sudah 99,53%
Dilanjutkan dia, Pemkot Tangerang juga tengah menyiapkan proses vaksinasi bagi pedagang di sejumlah pasar. Hal ini mengingat tingginya interaksi yang terjadi di pasar antara penjual dan pembeli, dengan kuotanya 2.100 orang.
"Untuk pedagang, prosesnya nanti akan dilakukan di pasar. Jadi, tidak perlu datang ke Puspem," pungkasnya. Baca juga: Vaksin Gotong Royong, Erick Ingatkan Swasta Wajib Beli di BUMN
(mhd)
Lihat Juga :