BPTJ Minta Warga Akses Informasi Moda Transportasi Saat Cuaca Ekstrem
Selasa, 23 Februari 2021 - 07:17 WIB
loading...
Bus Transjakarta melintas di jalan yang tergenang akibat curah hujan yang deras. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Akibat bencana banjir yang terjadi beberapa hari ini, penyelenggaraan transportasi perkotaan di Jabodetabek menjadi salah satu sektor yang terdampak secara langsung. Beberapa layanan transportasi khususnya yang berbasis jalan sempat dihentikan sementara atau dilakukan pengalihan akibat terhambat banjir.
Mengingat kondisi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi pada beberapa hari ke depan, masyarakat diharapkan lebih aktif mengakses semua informasi terkait pelayanan transportasi. Dengan demikian masyarakat akan dapat melakukan antisipasi terlebih dahulu jika terdapat gangguan penyelenggaraan transportasi, sehingga dapat mengambil keputusan lebih dini jika harus bermobilitas.
Merespons hal itu Direktur Prasarana Badan Pengelola Transpotasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan Edy Nursalam menyebutkan, bahwa BPTJ telah memerintahkan semua operator penyelenggara transportasi di Jabodetabek untuk cepat tanggap menyampaikan informasi ke publik jika terjadi gangguan pelayanan akibat bencana banjir dan cuaca buruk akhir akhir ini.
Menurut Edy Nursalam transportasi publik merupakan bagian dari pelayanan publik maka wajib secara cepat diinformasikan kepada publik jika ada masalah dalam pelayanan, sekalipun disebabkan karena bencana alam.
"Untuk itu kami telah menyampaikan kepada segenap operator transportasi untuk mengindahkan hal ini," jelas Edy lewat keterangan persnya, Selasa (23/2/2021). Baca juga: Sejumlah Ruas Jalan Tergenang, Transjakarta Lakukan Pengalihan Rute Mikrotrans
Mengingat kondisi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi pada beberapa hari ke depan, masyarakat diharapkan lebih aktif mengakses semua informasi terkait pelayanan transportasi. Dengan demikian masyarakat akan dapat melakukan antisipasi terlebih dahulu jika terdapat gangguan penyelenggaraan transportasi, sehingga dapat mengambil keputusan lebih dini jika harus bermobilitas.
Merespons hal itu Direktur Prasarana Badan Pengelola Transpotasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan Edy Nursalam menyebutkan, bahwa BPTJ telah memerintahkan semua operator penyelenggara transportasi di Jabodetabek untuk cepat tanggap menyampaikan informasi ke publik jika terjadi gangguan pelayanan akibat bencana banjir dan cuaca buruk akhir akhir ini.
Menurut Edy Nursalam transportasi publik merupakan bagian dari pelayanan publik maka wajib secara cepat diinformasikan kepada publik jika ada masalah dalam pelayanan, sekalipun disebabkan karena bencana alam.
"Untuk itu kami telah menyampaikan kepada segenap operator transportasi untuk mengindahkan hal ini," jelas Edy lewat keterangan persnya, Selasa (23/2/2021). Baca juga: Sejumlah Ruas Jalan Tergenang, Transjakarta Lakukan Pengalihan Rute Mikrotrans
Lihat Juga :