Ridwan Kamil Incar Ketua Golkar Jabar, Pengurus DPD: Gak Mungkin, Kecuali Ada Simsalabim
Senin, 22 Februari 2021 - 14:55 WIB
loading...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dikabarkan tengah mengincar jabatan Ketua DPD Partai Golkar Jabar. Namun, pengurus DPD Partai Golkar Jabar mengaku belum tahu. Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dikabarkan tengah mengincar jabatan Ketua DPD Partai Golkar Jabar . Kabar tersebut mengemuka menyusul akan habisnya masa jabatan Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jabar 2023 nanti dan masuknya nama Ridwan Kamil dalam bursa calon presiden (capres) potensial 2024 mendatang.
Baca juga: Incar Kursi Ketua Golkar Jabar, Ridwan Kamil Memicu Risiko Besar
Namun, pengurus DPD Partai Golkar Jabar mengaku belum tahu menahu tentang kabar tersebut. Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar, Sukmin Nur Arief menegaskan, pihaknya sama sekali belum mendengar kabar tersebut. "Saya belum tahu kabar itu, belum. Belum ada kabar soal itu," ujar Sukmin, Senin (22/2/2021).
Baca juga: Ridwan Kamil Bakal Masuk Golkar?
Sukmin menegaskan, jika benar Ridwan Kamil mengincar kursi Ketua DPD Partai Golkar Jabar , hal itu tidak mungkin karena Gubernur yang akrab disapa Emil itu belum memenuhi syarat berdasarkan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar.
"Jika mengacu pada AD/ART, gak mungkin. AD/ART Partai Golkar menyaratkan, seorang Ketua DPD minimal mengantongi pengalaman menjadi kader selama 5 tahun dan menempati jabatan pengurus satu periode. Jadi enggak mungkin," papar Sukmin.
Baca juga: Incar Kursi Ketua Golkar Jabar, Ridwan Kamil Memicu Risiko Besar
Namun, pengurus DPD Partai Golkar Jabar mengaku belum tahu menahu tentang kabar tersebut. Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar, Sukmin Nur Arief menegaskan, pihaknya sama sekali belum mendengar kabar tersebut. "Saya belum tahu kabar itu, belum. Belum ada kabar soal itu," ujar Sukmin, Senin (22/2/2021).
Baca juga: Ridwan Kamil Bakal Masuk Golkar?
Sukmin menegaskan, jika benar Ridwan Kamil mengincar kursi Ketua DPD Partai Golkar Jabar , hal itu tidak mungkin karena Gubernur yang akrab disapa Emil itu belum memenuhi syarat berdasarkan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar.
"Jika mengacu pada AD/ART, gak mungkin. AD/ART Partai Golkar menyaratkan, seorang Ketua DPD minimal mengantongi pengalaman menjadi kader selama 5 tahun dan menempati jabatan pengurus satu periode. Jadi enggak mungkin," papar Sukmin.
Lihat Juga :