Impack Pratama Industri Tbk Ikut Berperan Tanggulangi COVID-19

Senin, 18 Mei 2020 - 10:40 WIB
loading...
Impack Pratama Industri...
Impack Pratama Industri Tbk Ikut Berperan Tanggulangi COVID-19. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) sebagai produsen bahan bangunan dengan bahan polycarbonate melakukan modifikasi produksi untuk membuat face shield secara massal.

Langkah ini dilakukan di tengah keterbatasan alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis di garis depan penanganan virus baru corona, COVID-19. (Baca juga: Bantu Atasi COVID-19, PNS Ini Buat Lagu Lawan Corona )

Perusahaan yang banyak menghasilkan produk untuk atap dan bahan bangunan lainnya ini merasa terpanggil untuk turut berkontribusi dalam penangulangan wabah, sebab masih memiliki korelasi dengan produk existing perusahaan.

Face shield merupakan peralatan penting bagi petugas medis berupa pelindung wajah transparan yang memblokir wajah dan mata dari kontak dengan cairan.

Ide awal pembuatan face shield ini dicetuskan Phillip Tjipto, Head of Business Development IMPC.

Phillip pun terinspirasi dari beberapa perusahaan global yang menggeser lini produksinya untuk keperluan medis seperti Nike, Ford dan 3M yang memproduksi face shield, serta General Motors dan Dyson yang memproduksi ventilator.

Menurut Phillip, keputusan manajemen perusahaan untuk difersifikasi ke face shield dan alat alat penunjang pengetesan lainnya berlangsung sangat cepat.

“Inisiatif ini muncul pada tanggal 24 Maret lalu, ketika kami mengetahui bahwa tenaga medis kekurangan face shield serta kualitas produk yang kebanyakan impor masih kurang bagus. Dua hari berikutnya kami sudah menyiapkan sampel dan keesokan harinya sudah mulai produksi,” kata Phillip dalam keterangan resminya, Senin (18/5/2020).

Ada pun pekerjaan assembling atau perakitan face shield ini dilakukan oleh anak usaha IMPC, Kreasi Dasatama.

Phillip mengatakan,perusahaan tidak menggelontorkan anggaran investasi yang besar. Sebab hanya mengalihkan sebagian besar peralatan mesin dan tenaga kerja untuk proses produksi.

Pada awal hari pertama produksi, IMPC bisa menghasilkan 800 face shield per hari. “Dalam kurun waktu satu bulan, kapasitas produksi kami sudah bisa di atas 6.000 face shield per hari. Total keseluruhan produksi sudah sekitar 100 ribu item baik yang dijual dan didonasikan,” kata Phillip.

IMPC telah mengembangkan beberapa jenis varian face shield yang terbuat dari bahan plastik polycarbonate yang premium maupun bahan PP yang ekonomis. “Untuk pengembangan produk ini kami melakukan studi dengan produk luar negeri yang menggunakan polikarbonat seperti di Eropa dan Amerika. Di sisi lain, pada aspek desain, kami selalu mendengarkan setiap feedback, mulai dari Kemenkes, BNPB, Rumah Sakit (serta fasilitas kesehatan lainnya) untuk menciptakan produk yang lebih baik,” urai Phillip.

Menyadari besarnya risiko yang dihadapi oleh para tenaga medis terhadap paparan virus COVID-19, IMPC tak hanya memproduksi face shield, tetapi juga menghadirkan Intubation box dan bilik swab yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi pekerja medis.

IMPC percaya bahwa langkah preventif merupakan sebuah solusi yang praktis, hemat biaya namun lebih efektif dibandingkan langkah kuratif dalam penanggulangan virus COVID-19. Oleh karena itu IMPC juga memperkenalkan Protective Partition, yang umumnya digunakan sebagai pembatas antara kasir dan konsumen di toko ritel seperti supermarket dan minimarket, serta usaha yang berbasis loket lainnya.

“IMPC yang terkenal berinovasi, sekali lagi telah membuktikan bahwa kami dengan tanggap menciptakan produk produk baru dengan mesin, peralatan dan manusia yang tersedia. Dalam waktu beberapa bulan kedepan,kami masih akan meluncurkan beberapa varian produk baru khusus untuk penanganan aplikasi anti virus dan bakteria. Kami sangat bersukacita boleh ikut serta bersama-sama dengan pemerintah untuk melawan pandemi COVID-19 ini," kata Presiden Direktur Haryanto Tjiptodihardjo.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja Kuartal I Moncer,...
Kinerja Kuartal I Moncer, IMPC Kian Agresif Bidik Pasar Indonesia Timur
Pendapatan IMPC Naik...
Pendapatan IMPC Naik 42% di Kuartal 2-2021
Pendapatan Impack Pratama...
Pendapatan Impack Pratama Lampaui Target di 2020
Rekomendasi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Berita Terkini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved