Anies Dibully Tidak Tumbang, Komisaris Ancol: Kalau Gue Dipuji Istigfar, Dibully Gue Balas

Sabtu, 06 Februari 2021 - 15:00 WIB
loading...
Anies Dibully Tidak...
Komisaris Ancol sekaligus aktivis sosial, Geizh Chalifah geram atas tudingan pihak yang menyatakan bahwa prestasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hasil kerja keras Gubernur sebelumya.Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisaris Ancol sekaligus aktivis sosial, Geizh Chalifah geram atas tudingan pihak yang menyatakan bahwa prestasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hasil kerja keras Gubernur sebelumya. Dia neyatakan akan terus membalas apabila ada orang yang menghina Gubernur Anies.

Hal itu dituliskan dalam media sosial twitter miliknya, @GeizhChalifah, Sabtu (6/2/2021). Menurut dia, apabila Gubernur Anies mendapatkan prestasi, itu selalu dikatakan Gubernur sebelumnya. Beda ketika terjadi banjir, yang salah Gubernur Anies. Bahkan sering banjir di luar Jakarta dibuat keterangan seolah-olah di Jakarta.

"Kalau dapat prestasi maka prestasi itu atas jasa Gubernur sblmnya tapi kalau ada banjir maka yg salah Anies. Itu cara berfikirnya: PECUNDANG. Bahkan saking sering menipunya (banjir tanggerang bekasi dll dibilang di JKT). Skrg setiap ada banjir di luar JKT buru2 dibuat keterangan," tulis @GeizhChalifah

Selain itu, Geizh juga heran dengan fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI yang selalu marah ketika Gubernur selalu santun dan berprestasi. Termasuk selalu menghargai mereka sebagai mitra kerja. (Baca juga; Mencuat Isu PDIP Usung Anies di Pilkada 2024, Benarkah? )

"Mereka suka ketika dibilang oleh Gub: Maling Luh, Nenek Luh, Rampok.!! Mrk sll membanggakan Gub sblmnya yg spt itu," ujarnya. (Baca juga; Anies Masuk 21 Pahlawan Transportasi Dunia, Integrasikan Transportasi dan Ciptakan Kota Ramah Lingkungan )

Terkait tudingan dana Formula E, Geizh menyampaikan bahwa anggaran fomula E tidak hilang hanya ditunda dan itu dilakukan seuruh dunia. Dia menilai bawa anggaran DKI yang hilang itu justru ada saat DKI membeli lahan sendiri Rp 648 Miliar. Diketahui, pembelian lahan itu terjadi di era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Ayu aja adu kuatttttttt... Makin lu kenceng makin gue balesss. Anies: di Puji tidak terbang di bully tidak tumbang. Gue: Dipuji gue istigfar dibully gue balesssssss," tegasnya.

Diketahui sebelumnya, Gubernur Anies masuk dalam 21 pahlawan transportasi dunia. Namun, DPRD DKI Jakarta justru melihat bahwa gelar itu merupakan hasil kerja keras Gubernur sebelumnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB Jakarta 2026 Resmi...
SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Pemilihan Sekolah
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Rekomendasi
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved