Bima Arya Salahkan Warga Soal Melonjaknya Corona di Bogor

Jum'at, 05 Februari 2021 - 14:05 WIB
loading...
Bima Arya Salahkan Warga...
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengungkap sejumlah penyebab melonjaknya kasus Corona yang membuat Kota Bogor kembali masuk dalam zona merah. Foto: Haryudi/SINDOnews
A A A
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengungkap sejumlah penyebab melonjaknya kasus Corona yang membuat Kota Bogor kembali masuk dalam zona merah (daerah berisiko tinggi). Bima Arya menyebutkan, selain lemahnya sistem 3T (Tracing, Testing dan Treatment), juga disebabkan masyarakat yang semakin abai dengan protokol kesehatan.

“Warga semakin abai, warga semakin cuek seolah-olah situasinya biasa. Kita melihat bahwa ancaman terbesar adalah ketika warga menganggap Covid-19 ini adalah flu biasa. Ini bukan flu biasa,” ujar Bima dalam keterangan persnya, Jumat (5/2/2021).

Bima menyebut, ada sekitar 450 RW dari 797 RW yang ada di Kota Bogor berstatus zona merah. “Kita akan fokus di RW-RW ini untuk memastikan bahwa di sini 3T dilakukan secara maksimal.

"Jadi, di wilayah-wilayah ini TNI/Polri, aparatur Pemkot, bersama warga, akan betul-betul fokus untuk mengawasi prokes dan juga proses isolasi," katanya. Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 di Bogor, Bima Arya: Lemahnya Sistem yang Kita Miliki

Tak hanya itu, Bima Arya juga menyebutkan penguatan karantina di sini adalah tidak memilih model lockdown kota.

"Karena dari awal saya sampaikan bahwa tidak bisa lagi kita lockdown, kita fokus konsisten untuk melakukan peningkatan pengawasan dan kapasitas di wilayah," ungkapnya.

Maka dari itu, kata Bima Arya, perlu dibuat kebijakan PSBB skala mikro yang diberlakukan secara fokus dan ketat. Baca juga: Hadiri Harlah NU ke 95, Ini Harapan Wali Kota Bogor Bima Arya

Selain pengurangan mobilitas warga, kebijakan tersebut juga fokus terhadap penguatan karantina dan pembatasan aktivitas warga di RW Zona Merah, serta penguatan kapasitas 3T.

“Harus kita akui ada kelemahan dalam sistem yang kita miliki, kelemahan sistem 3T, tracing, testing dan treatment. Karena jumlah SDM kita tidak mampu untuk mengimbangi lonjakan kasus," kata Bima Arya.

Sebab, lanjut dia, kasus harian dalam sepekan terakhir lonjakan positif Corona di Kota Bogor di atas 100.

"Kita evaluasi secara mendasar. Kami terus tingkatkan kapasitas 3T dengan akan merekrut surveillance. Saat ini kita memiliki 168 orang. Secara bertahap kita akan rekrut mungkin bisa 300-400 orang lagi yang akan disebar di Puskesmas untuk melakukan peningkatan kapasitas surveillance," ungkap Bima.

Tak hanya itu, kata Bima, pihaknya akan meningkatkan untuk kapasitas testing dan treatment, menambah tempat isolasi.

"KIta sudah punya RS Lapangan, tapi on progres ada beberapa gedung instansi pemerintah yang sedang kita siapkan untuk isolasi orang tanpa gejala,” tambahnya.

(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
Wamendagri Buka Suara...
Wamendagri Buka Suara Soal Usulan Denda e-KTP Hilang: Itu Biaya Cetak Baru
KPK Usul Masa Jabatan...
KPK Usul Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi 2 Periode, Wamendagri: Jangan Bertentangan dengan UU
Rekomendasi
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved