Begal Sepeda di Tambora Diringkus Polisi, Korban Staf Ahli Kementerian Lingkungan Hidup

Kamis, 04 Februari 2021 - 13:00 WIB
loading...
Begal Sepeda di Tambora...
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi. SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A A A
JAKARTA - Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat meringkus pelaku begal pesepeda di Jalan Latumenten, Tambora, Jakarta Barat, pada Senin 25 Januari 2021. Pelaku berinisial K yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) ditangkap di Serang, Banten.

"Kami amankan kemarin (Senin) tersangka K yang merupakan DPO dari kasus begal sepeda di Serang," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi dalam keterangannya, Kamis (4/2/2021).

Arsya mengatakan, keberadaan K diketahui berbekal informasi dari masyarakat. K alias Kibo bersembunyi di rumah kerabatnya di Kawasan Serang, Banten. (Baca juga; Proyek Lintasan Sepeda BMX di Kolong Tol Becakayu Terbengkalai )

"Ternyata benar yang bersangkutan pernah dilihat di wilayah tersebut. Hanya saja, selama jadi DPO saudara K selalu di dalam rumah dan mengurangi kegiatan di luar," ujarnya. (Baca juga; Diduga Rebutan Lahan Parkir, Dua Ormas Bentrok di Lenteng Agung )

Saat melakukan aksi kejahatan terhadap ajudan Wakil Menteri Lingkungan Hidup bernama Slamet Supriyadi, Kibo beperpan sebagai joki. Namun K juga pernah menjadi eksekutor ketika menjambret telepon genggam mangsanya.

Kepiawayan K dalam mengendarai sepeda motor menjadikan Kibo sebagai spesialis memboncengkan rekannya dalam beraksi. "Dia memang memiliki keahlian dalam mengendarai sepeda motor untuk menghindari bila dikejar aparat kepolisian atau masyarakat pada saat melaksanakan kejahatan," ucapnya.

Sebelumnya, Enam orang tertangkap kamera CCTV membegal pesepeda bernama Slamet Supriyadi, di Jalan Latumenten, Tambora Jakarta Barat, pada Senin 25 Januari 2021 malam. Lima diantaranya S, AS, EU, MA, dan TT telah ditangkap lebih dahulu.

Kepolisian mengungkap komplotan begal ini sudah beraksi 35 kali di sejumlah wilayah Jakarta Barat seperti Tamansari, Kebon Jeruk, Tambora, Tanjung Duren dan Palmerah. Mereka memangsa pesepeda.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OTT Pejabat Imigrasi...
OTT Pejabat Imigrasi Jakbar Terkait Pengurusan WNA
Gelar OTT di Jakarta,...
Gelar OTT di Jakarta, KPK Tangkap Pejabat Imigrasi Jakbar
KPK Gelar OTT di Imigrasi...
KPK Gelar OTT di Imigrasi Jakarta Barat
Rekomendasi
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Berita Terkini
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Infografis
Fenomena Ikan yang Hidup...
Fenomena Ikan yang Hidup di Laut Dalam Bermunculan ke Permukaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved