Petugas di Banyumas Grogi Saat Vaksinasi COVID-19, Jarum Suntiknya Sampai Patah
Selasa, 26 Januari 2021 - 07:56 WIB
loading...
Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Banyumas, dilaksanakan serentak di setiap kecamatan. Foto/iNews TV/Saladin Ayyubi
A
A
A
BANYUMAS - Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Banyumas, yang dilaksanakan secara serentak di setiap kecamatan, diwarnai dengan patahnya jarum suntik untuk menyuntikkan vaksin COVID-19 .
Baca juga: Vaksin COVID-19 Datang Mendadak, Dinkes Kota Malang Segera Atur Jadwal Vaksinasi
Kejadian tersebut berlangsung di Puskeskas Jatilawang. Gara-gara petugas vaksinasi COVID-19 grogi saat menjalankan tugasnya, jarum suntik untuk menyuntikkan vaksin sampai patah. Petugas Puskesmas ini, segera mengganti jarum suntik yang patah saat digunakan untuk menyedot cairan vaksin dalam botol.
Rizki, petugas vaksinator yang bertugas di Puskesmas Jatilawang, mengaku grogi karena ini merupakan pertama kali melakukan vaskinasi COVID-19 . Apalagi yang divaksin adalah atasannya langsung, yaitu Kepala Puskesmas Jatilawang. "Bisa cepat teratasi, sehingga vaksinasi selanjutnya berjalan dengan lancar," tuturnya.
Baca juga: Petani Durian di Aceh Mengeluh, Buah Duriannya Kini Tak Lagi Berasa Manis
Kepala Puskesmas Jatilawang, Tulus Budi menyatakan, vaksinasi COVID-19 ini dilaksanakan secara serempak di seluruh Kabupaten Banyumas. Pelaksanaannya dilakukan di masing-masing kecamatan. "Ada 20 tenaga medis yang menjalani vaksinasi pertama di Puskesmas Jatilawang," tuturnya.
Baca juga: Layani Korban Gempa Mamuju, Prajurit Kostrad Buka Rumah Sakit Lapangan Berkapasitas 100 Pasien
Proses vaksinasi sendiri dilakukan melalui beberapa tahapan, yakni proses pendataan, lalu dilanjutkan proses pemeriksaan kesiapan fisik dan mental. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin . Usai vaksinasi dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk melihat kondisi setelah divaksin, bila dalam kondisi sehat petugas segera melakukan pendataan kondisi tervaksin.
Baca juga: Vaksin COVID-19 Datang Mendadak, Dinkes Kota Malang Segera Atur Jadwal Vaksinasi
Kejadian tersebut berlangsung di Puskeskas Jatilawang. Gara-gara petugas vaksinasi COVID-19 grogi saat menjalankan tugasnya, jarum suntik untuk menyuntikkan vaksin sampai patah. Petugas Puskesmas ini, segera mengganti jarum suntik yang patah saat digunakan untuk menyedot cairan vaksin dalam botol.
Rizki, petugas vaksinator yang bertugas di Puskesmas Jatilawang, mengaku grogi karena ini merupakan pertama kali melakukan vaskinasi COVID-19 . Apalagi yang divaksin adalah atasannya langsung, yaitu Kepala Puskesmas Jatilawang. "Bisa cepat teratasi, sehingga vaksinasi selanjutnya berjalan dengan lancar," tuturnya.
Baca juga: Petani Durian di Aceh Mengeluh, Buah Duriannya Kini Tak Lagi Berasa Manis
Kepala Puskesmas Jatilawang, Tulus Budi menyatakan, vaksinasi COVID-19 ini dilaksanakan secara serempak di seluruh Kabupaten Banyumas. Pelaksanaannya dilakukan di masing-masing kecamatan. "Ada 20 tenaga medis yang menjalani vaksinasi pertama di Puskesmas Jatilawang," tuturnya.
Baca juga: Layani Korban Gempa Mamuju, Prajurit Kostrad Buka Rumah Sakit Lapangan Berkapasitas 100 Pasien
Proses vaksinasi sendiri dilakukan melalui beberapa tahapan, yakni proses pendataan, lalu dilanjutkan proses pemeriksaan kesiapan fisik dan mental. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin . Usai vaksinasi dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk melihat kondisi setelah divaksin, bila dalam kondisi sehat petugas segera melakukan pendataan kondisi tervaksin.
(eyt)
Lihat Juga :