5 Fakta Kasus Sejoli yang Mesum di Halte Senen

Selasa, 26 Januari 2021 - 04:02 WIB
loading...
5 Fakta Kasus Sejoli...
Tersangka MA dihadirkan dalam konferensi pers kasus adegan asusila yang dilakukan di halte Kramat di Polres Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (25/1/2021). FOTO/SINDOnews/YORRI FARLI
A A A
JAKARTA - Kasus mesum dua sejoli di halte bus SMKN 34 di kawasan Senen, Jakarta Pusat belakangan ramai menjadi perbincangan di media sosial. Keduanya nekat melakukan perbuatan mesum di tempat terbuka hingga viral di jagat maya.

Jajaran kepolisian yang mengetahui peristiwa tersebut langsung bergerak dengan mengamankan seorang pelaku perempuan bernisial MA (21).
Baca juga : Kasus 6 Laskar FPI Mau Dibawa ke Mahkamah Internasional, Komnas HAM Jelaskan Mekanisme Pengaduannya

Kapolsek Senen, Kompol Ewo Samono menuturkan pelaku berhasil ditangkap pada 22 Januari 2021 sekitar pukul 20.00 WIB. Ia ditangkap disekitaran lokasi tempat kejadian. "Kami menangkap wanita MA di sekitar TKP," kata Ewo pada Senin (25/1/2021) kemarin.

Baca juga: Pria Hidung Belang Itu Beri Imbalan Rp22 Ribu untuk Wanita Pelaku Asusila di Halte Kramat Raya

Pelaku MA kemudian diamankan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Berikut sejumlah fakta kasus mesum di halte bus SMKN 34 di kawasan Senen, Jakarta Pusat:

1. Pelaku wanita sering mangkal di lokasi
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin membeberkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku mesum berinisial MA (21). Menurutnya, pelaku memang sudah sering mangkal di sekitaran lokasi.

"Terduga pelaku ini sering duduk di sekitar situ (Halte SMKN 34). Lalu yang cowoknya, sering lewat sekitar situ juga dan diajak lah dia melakukan perbuatan asusila," kata Burhanuddin di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Senin (25/1/2021).

2. Baru kenal dengan pasangannya
Polisi menyebut pelaku wanita berinisial MA (21) yang melakukan kegiatan mesum di halte bus SMKN 34, Senen, Jakarta Pusat baru mengenal pelaku pria.

Baca juga: Iwan Fals: Gokil Mesum di Halte, Digerebek Ojol Baru Kabur

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanudin mengatakan, pelaku memang sudah sering berada di lokasi. "Cewek ini sering duduk sekitar situ. Perbuatannya itu oral," kata Burhanudin, Senin (25/1/2021).

3. Pelaku wanita dapat imbalan Rp22.000
Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono mengatakan, gadis inisial MA (21) pelaku oral seks di Halte Kramat Raya mengaku mendapatkan imbalan uang tunai. Imbalan tersebut diberikan usai si pria hidung belang yang telah melampiaskan nafsu bejadnya pada 22 Januari 2021 lalu.

"Iya. Dapat uang imbalan Rp22.000. Itu uang itu kaya uang jajan. Dia latar belakang tidak bekerja," kata Ewo di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (25/1/2021).
Baca juga : Israel Deportasi Penjahat Seks Malka Leifer ke Australia

4. Polisi masih buru pelaku pria yang mesum di halte bus
Polisi baru menangkap MA (21) pelaku wanita yang viral lantaran mesum di halte bus SMKN 34, di kawasan Senen, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Hingga saat ini polisi masih memburu pelaku pria yang melakukan aksi asusila bersama teman wanitanya tersebut.



"Mohon doanya mudah-mudahan ke depan nanti pasangnya kita bisa lakukan penangkapan," kata Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono kepada wartawan, Senin (25/1/2021).

5. Dua Sejoli yang lakukan asusila di halte Bus Senen terancam penjara
Polisi menyebut kasus asusila yang dilakukan pelaku di halte bus SMKN 34 di kawasan Senen, Jakarta Pusat dapat dijerat dengan pidana.

"Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 281 dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan," kata Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono, Senin (25/1/2021).

Saat ini polisi telah berhasil menangkap pelaku wanita berinisial MA (21). Sementara untuk pelaku pria, polisi masih melakukan pengejaran.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Rekomendasi
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berita Terkini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved