Wakapolres Metro Jakarta Pusat Sidak Lokasi Konpers Tim Advokasi Enam Laskar FPI
Kamis, 21 Januari 2021 - 15:02 WIB
loading...
Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto saat sidak lokasi konferensi pers Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) Enam Laskar FPI, Kamis (21/1/2021) di Hotel Atlet Century Park Senayan. MNC Portal/Riezky Maulana
A
A
A
JAKARTA - Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat menyidak lokasi digelarnya konferensi pers Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) Enam Laskar FPI , Kamis (21/1/2021) di Hotel Atlet Century Park Senayan, Jakarta Pusat. Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto memimpin jajarannya melakukan penyisiran.
Pantauan di lokasi, Setyo sempat bertemu dengan salah satu panitia, Marwan Batubara acara guna menanyakan apa maksud tujuan mereka menggelar acara tersebut. Marwan menjawab bawasanya pihaknya sudah diberikan izin oleh pihak hotel untuk menggelar acara tersebut.
Menurut dia, beberapa waktu lalu dirinya juga menggelar serupa tapi tidak sampai didatangi oleh pihak kepolisian. "Hanya membacakan tuntutan saja atas terbunuhnya dan tewasnya enam Laskar FPI," kata Marwan di lokasi. (Baca juga; Amien Rais dkk Bentuk Tim Kawal Kasus Tembak Mati 6 Laskar FPI )
Polisi pun berdalih bahwasanya acara yang dilakukan Marwan sebelum adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat. Akan tetapi, setelah bernegosiasi selama kurang lebih 10 menit, polisi memperbolehkan acara tetap digelar dengan catatan patuh atas ptotokol kesehatan.
"Tetap jaga protokol kesehatan, dibatasi yang masuk, selama kegiatan tidak menimbulkan kerumunan tidak apa," ucap Setyo. (Baca juga; Hasil Investigasi Penembakan 6 Laskar FPI Tak Memuaskan, Ini Kata Komnas HAM )
Pantauan di lokasi, Setyo sempat bertemu dengan salah satu panitia, Marwan Batubara acara guna menanyakan apa maksud tujuan mereka menggelar acara tersebut. Marwan menjawab bawasanya pihaknya sudah diberikan izin oleh pihak hotel untuk menggelar acara tersebut.
Menurut dia, beberapa waktu lalu dirinya juga menggelar serupa tapi tidak sampai didatangi oleh pihak kepolisian. "Hanya membacakan tuntutan saja atas terbunuhnya dan tewasnya enam Laskar FPI," kata Marwan di lokasi. (Baca juga; Amien Rais dkk Bentuk Tim Kawal Kasus Tembak Mati 6 Laskar FPI )
Polisi pun berdalih bahwasanya acara yang dilakukan Marwan sebelum adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat. Akan tetapi, setelah bernegosiasi selama kurang lebih 10 menit, polisi memperbolehkan acara tetap digelar dengan catatan patuh atas ptotokol kesehatan.
"Tetap jaga protokol kesehatan, dibatasi yang masuk, selama kegiatan tidak menimbulkan kerumunan tidak apa," ucap Setyo. (Baca juga; Hasil Investigasi Penembakan 6 Laskar FPI Tak Memuaskan, Ini Kata Komnas HAM )
Lihat Juga :