Swab Gratis di Tangsel Dihentikan Sementara, Pasien COVID-19: Mandiri Mahal

Kamis, 21 Januari 2021 - 05:38 WIB
loading...
Swab Gratis di Tangsel...
Pemeriksaan swab test gratis di Kota Tangsel dihentikan sampai waktu yang belum ditentukan. Masyarakat pun mengeluh, harus membayar mahal, hingga Rp900. Foto/SINDOnews
A A A
TANGERANG SELATAN - Pemeriksaan swab test gratis di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dihentikan sampai waktu yang belum ditentukan. Masyarakat pun mengeluh, harus membayar mahal, hingga Rp900 ribu.

AF, salah seorang pasien COVID-19 mengaku dirinya pasrah dengan dihentikannya untuk sementara SWAB gratis oleh puskesmas. Namun, dia merasa prihatin karena di masa pandemi ini nilai Rp900 ribu bukan angka yang kecil. Baca juga: Alat PCR Labkesda Rusak, Layanan Swab Test Gratis di Tangsel Dihentikan Sementara

"Bagaimana sih? Kok bisa rusak? Kasus lagi tinggi-tingginya, pakai ada maintenance segala. SWAB mandiri tuh mahal, bisa sampai Rp900 ribu," ujar pria ini mengeluh kepada SINDOnews, Rabu (20/1/2021).

Jika tidak terpaksa, dirinya enggan mengikuti SWAB mandiri. Tetapi, SWAB merupakan kebutuhan saat pandemi.

Diceritakan AF, awalnya dia merasa demam tinggi. Lalu, dia melakukan rapid test antigen dan hasilnya ternyata positif. Kemudian, dia melapor ke puskesmas dan disuruh isolasi mandiri, sambil menunggu jadwal swab gratis.

"Setelah empat hari isolasi mandiri di rumah, saya tes swab di Puskesmas Pisangan. Gratis. Tetapi kok, hasilnya lama keluar. Akhirnya saya terpaksa swab mandiri dan hasilnya positif. Rencana mau swab lagi besok," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Labkesda Tangsel, Riki Hermawan mengatakan pihaknya sedang melakukan maintenance alat PCR Sars Cov-2 dan menghentikan sementara penerimaan sampel COVID-19 gratis dari puskesmas.

"Kami sedang maintenance PCR Labkesda Tangsel. Kami sedang melakukan general cleaning menjaga keselamatan petugas dan sampel, pengecekan alat-alat, dan sedang melakukan kalibrasi rutin," jelas Riki kepada SINDOnews. Baca juga: Nakes di Tangsel Mulai Divaksin, Benyamin: Ada 4 Jalur, Semua Berjalan Baik

Sementara untuk sampel COVID-19 yang sudah masuk beberapa hari sebelumnya akan tetap diproses dan tidak sia-sia. "Untuk menjaga kualitas pemeriksaan sampel, sampel sementara ini kami kirim ke BBTKL dan Mikro UI, Litbangkes dan Labkesda Provinsi Pak. Mohon dimaklum sekali ya pak," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Berita Terkini
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Infografis
Daftar 19 Pemain Timnas...
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di 4Nations World Series
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved