Sultan Pastikan Tak Ada Sanksi Warga Penolak Vaksin Sinovac

Kamis, 14 Januari 2021 - 12:43 WIB
loading...
Sultan Pastikan Tak...
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X diberikan vaksin COVID-19 di Bangsal Kepatihan saat Kick off Vaksinasi COVID-19 DIY. Foto SINDOnews
A A A
YOGYAKARTA - Pemda DIY hari ini melakukan kick off dimulainya vaksinasi COVID-19 . Kendati demikian Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memastikan tidak ada sanksi bagi warga yang menolak vaksin asal China tersebut.

Dalam sambutan kick off vaksinasi DIY di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, SRI Sultan HB X mengatakan pada 11 Januari 2021, Badan Pengawas Obat dan Makanan telah mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang diproduksi oleh Sinovac. Baca juga: Sri Sultan HB X Tak Masuk Daftar Penerima Vaksin COVID-19, Ini Alasannya

Hal ini diberikan karena dinilai memenuhi syarat keamanan (safety), kualitas (quality), dan kemanjuran (efficacy) 65,3 persen, di atas patokan standar WHO 50 persen. Begitu juga Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 8 Januari 2021, menyatakan vaksin Sinovac halal untuk digunakan bagi masyarakat Indonesia.

"Dan, mungkin agak berbeda dengan daerah lain, dengan kepercayaan akan kearifan lokal masyarakat DIY, tidak akan dilakukan sanksi. Karena saya yakin, bahwa seluruh lapisan masyarakat DIY pada gilirannya nanti dengan penuh kesadaran akan siap untuk divaksinasi," ungkapnya di Kepatihan Yogyakarta Kamis (14/1/2021). Baca juga: Rekor Tertinggi, Dalam Sehari Positif COVID-19 di DIY Tambah 274 Kasus

Dikatakannya, alokasi vaksin untuk pandemi COVID-19 di DIY berjumlah 2.605.179 dosis. Jumlah tersebut akan dibagi menjadi empat tahap. Untuk tahap pertama bagi tenaga kesehatan, kemudian berikutnya pelayanan publik, masyarakat rentan dan pelaku ekonomi esensial, termasuk masyarakat umum. "Namun tahap pertama baru teekirim 26.806 dosis vaksin," ungkapnya.

Berdasar data, setidaknya ada 36.247 tenaga kesehatan di DIY yang sudah terdaftar. Sedangkan tahap ke-2, akan diterapkan kepada 555.290 petugas publik, tahap ke-3, sebanyak 995.353 masyarakat rentan, dan terakhir, 1.065.179 bagi pelaku ekonomi essensial dan masyarakat lainnya. "Jika pengadaan vaksin lancar, DIY siap menyelesaikannya sampai dengan akhir tahun 2021 ini," tandasnya.

Dalam kick off vaksinasi tersebut, hadir pejabat Pemda DIY, tokoh masyarakat serta tokoh agama. Namun demikian wakil dari DPRD DIY Suharwanto tidak hadir. Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X hadir dan ikut diberikan vaksin.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Rayakan HUT ke-4, Next...
Rayakan HUT ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Eurasia Clinic Hair...
Eurasia Clinic Hair Transplant Siap Jadi Klinik Nomor 1 di Indonesia
Masjid Jogokariyan Bagikan...
Masjid Jogokariyan Bagikan 3.800 Takjil Setiap Hari selama Ramadan 2026, Menu Opor Ayam hingga Tongseng
Sindir Polemik Ijazah,...
Sindir Polemik Ijazah, Rocky Gerung: Tut Wuri Malsuin Ijazah
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Ajukan Uji Materiil...
Ajukan Uji Materiil UU Kesehatan, Dharma Pongrekun Khawatir Negara Pidanakan Orang yang Tolak Vaksin
Buntut Kasus Daycare...
Buntut Kasus Daycare di Yogyakarta, DPR Desak Pemda Evaluasi Izin Seluruh Tempat Titip Anak
Rekomendasi
Rahasia Bebas Bergerak:...
Rahasia Bebas Bergerak: Mengapa Kesehatan Sendi Kunci Utama Gaya Hidup Aktif
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Berita Terkini
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Infografis
Eks Panglima Militer...
Eks Panglima Militer Ukraina: Hampir Tak Ada Peluang Bertahan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved