Penyaluran Bansos di Tangsel Picu Kerumunan, Sekretaris Lurah Pondok Cabe Ilir: Kacau!!!

Senin, 11 Januari 2021 - 16:26 WIB
loading...
Penyaluran Bansos di...
Ratusan warga berdesakan di halaman beberapa kelurahan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (11/1/2021). Antrean mereka mengular panjang demi mencairkan Bantuan Sosial Tunai (BST). Foto: Okezone/Hambali
A A A
TANGERANG SELATAN - Ratusan warga berdesakan di halaman beberapa kelurahan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) , Senin (11/1/2021). Antrean mereka mengular panjang demi mencairkan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Realita itu berbeda dengan ketentuan yang diatur sebelumnya di mana dikatakan jika BST sebesar Rp300 ribu disalurkan langsung ke alamat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui PT Pos. (Baca juga: Hari Ini, Bantuan Sosial Tunai Tahap Pertama untuk Warga Tangsel Dicairkan)

Kerumunan pun tak dapat dihindarkan. Ratusan warga bahkan hingga mencapai seribuan lebih memadati halaman kantor kelurahan di beberapa tempat di antaranya Pondok Cabe Ilir, Bambu Apus, Pondok Benda, dan Kedaung. Kerumunan nyaris memicu kericuhan.

"Kacau!. Kita (kelurahan) juga baru terima datanya di hari yang sama saat penyaluran tanggal 10 Januari 2021. Sedangkan warga udah pada datang ke kelurahan. Kerumunan kita nggak bisa cegah," ujar Sekretaris Lurah Pondok Cabe Ilir Prihadiyanto, Senin (11/1/2021).

Jumlah KPM yang terdata di Pondok Cabe Ilir sekitar 2.749 Kepala Keluarga (KK). Dari jumlah itu, BST sudah disalurkan kepada 700-an KK pada Minggu 10 Januari 2021.

"Karena warga membeludak dan berkerumun di kelurahan kemarin terpaksa kami hentikan. Sisa BST yang belum disalurkan akan kembali dibagikan pada Sabtu atau Minggu ini. Teknisnya juga lagi kita atur supaya tidak lagi terkonsentrasi di kelurahan," katanya. (Baca juga: Mulai Hari ini, 197.380 Warga Bekasi Terima Bantuan Sosial Tunai)

Kerumunan tanpa jarak juga terjadi di Kelurahan Bambu Apus, Pamulang. Antrean warga yang membeludak itu berlangsung sejak Minggu pagi hingga tengah malam. Tak ada lagi kepatuhan protokol kesehatan lantaran satu sama lain saling berebut antrean.

Kondisi demikian menjadi ironi karena Tangsel merupakan satu dari 3 wilayah di Provinsi Banten yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Langkah itu diambil guna menekan penyebaran Covid-19 yang kian meluas.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inspirasi Wanita Indonesia,...
Inspirasi Wanita Indonesia, Filantropis Sandiana Soemarko Kedepankan Kepedulian Sosial
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Rekomendasi
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved