Viral Kerumunan Pengunjung, Ini Penjelasan Manajemen Waterboom Lippo Cikarang

Senin, 11 Januari 2021 - 16:01 WIB
loading...
Viral Kerumunan Pengunjung,...
Manajemen Waterboom Lippo Cikarang membantah tidak menerapkan protokol kesehatan.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Buntut ditutupnya Waterboom Lippo Cikarang oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, pengelola Waterboom Lippo Cikarang membantah tidak menerapkan protokol kesehatan. Pengelola tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona .

"Dapat kami klarifikasi, bahwa kami tetap membatasi jumlah orang jauh di bawah kuota yang ditetapkan 50% dari kapasitas, dan kami secara ketat menerapkan protokol kesehatan," kata Staf Komunikasi Waterboom, Dewi Nawang kepada SINDOnews, Senin (11/1/2021).

Menurut dia, pihaknya tetap melakukan aturan 4M, mulai dari penyediaan wastafel tambahan, handsoap, handsanitizer, signage jaga jarak, dan penyemprotan desinfektan secara berkala. Bahkan, pihaknya memberikan masker secara gratis bagi pengunjung yang belum menggunakan.

Selain itu, kata dia, setiap saat imbauan 4M juga selalu dilakukan, baik dengan menggunakan speaker area, maupun petugas melakukannya dengan berkeliling di kawasan. Namun, pada Minggu, 10 Januari 2021 kemarin, pengelola mengadakan promo berupa diskon harga tiket masuk. (Baca: Pelanggaran Berat Protokol Kesehatan, Waterboom Lippo Cikarang Disegel)

"Ternyata pengunjung cukup banyak meresponsnya, tetapi total tetap hanya dibatasi 2.000-an orang dari kapasitas 7.000 (100%)," ungkapnya. Apalagi, keramaian sempat terjadi pada jam 07.00 hingga 08.00 WIB, saat penjualan tiket. Tetapi sesudah itu para pengunjung masuk secara teratur.

"Kami juga sudah mengklarifikasi kepada pihak petugas Polsek Cikarang Selatan, dan disimpulkan bahwa jumlah pengunjung masih di bawah 50 persen kuota yang diijinkan," jelasnya. Sehingga, petugas mendapatkan penjelasan dari manajemen Waterboom tentang batas kuota 50%, kemudian dapat memahaminya.

Dewi menjelaskan, berdasarkan perhitungan pihaknya, jumlah yang masuk kawasan sebanyak 2.358 orang, atau masih jauh di bawah kuota 50 oprsen. Selanjutnya, mulai Senin (11/1) ini, pihak pengelola Waterboom mengambil keputusan untuk menutup operasi sementara.

Baca juga BLT Emak-emak Disalurkan Empat Tahap, Bulan Ini Sudah Cair Nih

"Inikan sesuai dengan kebijakan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Bodebek dan di sejumlah kota kabupaten se Jawa-Bali, 11 hingga 25 Januari 2021, sehingga kami melakukan shut down operation-nya (penutupan operasi)-nya hingga kondisi sudah normal, atau pada keadaan sudah memungkinkan," tegasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Letkol Inf Michael Ronald,...
Letkol Inf Michael Ronald, Perwira Kopassus Resmi Jabat Dandim 0509/Kabupaten Bekasi
KPK Panggil Kadis hingga...
KPK Panggil Kadis hingga Kabid Pemkab Bekasi terkait Kasus Bupati Ade Kuswara
KPK Duga Ketua DPD PDIP...
KPK Duga Ketua DPD PDIP Jabar Terima Aliran Uang Penyuap Bupati Kabupaten Bekasi
Rekomendasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
Berita Terkini
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved