Kabupaten Bekasi Tunda Belajar Tatap Muka untuk Seluruh Sekolah

Selasa, 05 Januari 2021 - 13:11 WIB
loading...
Kabupaten Bekasi Tunda...
Pemkab Bekasi belum bisa memastikan jadwal belajar secara tatap muka akan dimulai mulai semester genap.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi belum bisa memastikan jadwal belajar tatap muka akan dimulai mulai semester genap. Sebab, hingga kini pemerintah setempat masih menangguhkan rencana sekolah tatap muka tersebut.

Apalagi, kasus penularan di wilayah Industri terbesar di Asia Tenggara tersebut masih tinggi. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, hingga kini masih belum bisa mengeluarkan kebijakan atau memaksakan agar siswanya untuk mengikuti kegiatan belajar secara tatap muka yang sedianya akan dilakukan bulan ini.

”Kami sangat khawatir bisa memicu peningkatan kasus Covid-9 yang makin tinggi, jadi belum bisa pastikan waktunya,” kata Eka kepada wartawan Selasa (5/1/2021). (Baca; Pekan Depan, DKI Pastikan Warga Jakarta Mulai Disuntikan Vaksinasi Covid-19)

Menurut dia, sebagaimana rencana pemerintah pembelajaran secara tatap muka akan dimulai pada awal Januari 2021 ini. Bahkan, segala kesiapanya sudah dipersiapkan secara matang oleh pemerintah. Namun, melihat kondisi di DKI Jakarta dan daerah lainya yang belum menerapkan, maka Kabupaten Bekasi juga belum memperbolehkan hingga kini.

”Kami masih melihat perkembanganya seperti apa. Jangan sampai keadaan tidak memungkinkan, tapi tetap dipaksakan, sehingga dampaknya lebih buruk,” ujarnya. Hingga saat ini, kata dia, tren kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, masih menunjukkan kenaikan. Padahal, berbagai upaya untuk menekan angka penyebaran, salah satunya dengan melakukan tes usap PCR secara massal.

Dengan kondisi saat ini, mantan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi ini belum dapat memastikan kapan pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan, termasuk bagi wilayah yang tingkat penyebaran Covid-19 terbilang rendah. Untuk itu, masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, dengan mencuci tangan, mengenakan masker dan menjaga jarak.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda menambahkan, sebenarnya pemerintah telah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka. Bahkan, pemerintah sudah memiliki skema belajar tatap muka di massa pandemi, seperti dalam satu kelas hanya boleh diisi 50 persen. Kemudian, untuk mencegah penyebaran, pelajar pun wajib diantar-jemput oleh orang tuanya.

Bahkan, sarana dan prasarana pun telah disiapkan, diantaranya tempat mencuci tangan di tiap-toap kelas, serta pengukur suhu tubuh. Namun, kesiapan itu tidak dibarengi dengan kondisi pandemi yang terus meningkat.”Persyaratan untuk melakukan pembelajaran tatap muka itu, harus ada izin dari pihak orangtua siswa,” katanya.

Sebelum memulai kegiatan belajar tatap muka, pihak sekolah harus mendapat izin dari orangtua melalui komite sekolah. Setelah dapat izin, sekolah wajib memenuhi serangkaian sarana dan prasarana sebelum kemudian mengajukan izin ke pemerintah daerah.”Sudah ada beberapa sekolah yang mengajukan izin, tapi masih dikaji,” ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Pembelajaran Jarak Jauh...
Pembelajaran Jarak Jauh Dampak Hemat Energi Sebaiknya Dilakukan Selektif
KPK Panggil Kadis hingga...
KPK Panggil Kadis hingga Kabid Pemkab Bekasi terkait Kasus Bupati Ade Kuswara
Rekomendasi
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Menu Sarapan Sehat untuk...
Menu Sarapan Sehat untuk Anak sebelum Berangkat Sekolah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved