Natal Saat Pandemi, Ini Pesan Wabup Rinto Untuk Masyarakat Toraja Utara
Kamis, 24 Desember 2020 - 20:22 WIB
loading...
Natal Saat Pandemi, Ini Pesan Wabup Rinto Untuk Masyarakat Toraja Utara. Foto/Ist
A
A
A
TORAJA - Perayaan Natal kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena pandemi COVID-19 . Menyikapi situasi ini, Wakil Bupati Toraja Utara Yosia Rinto Kadang punya pesan khusus untuk masyarakat.
Dia mengimbau masyarakat Toraja khususnya Kabupaten Toraja Utara tetap patuh protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, baik dalam aktivitas sehari-hari lebih khusus pada perayaan Natal Tahun ini.
"Natal kali ini kita dihadapkan oleh wabah yang sudah mendunia (COVID-19), tapi Wabah ini tidak bisa menghalangi kita, khususnya umat Kristen untuk beribadah memperingati hari kelahiran Yesus Kristus Sang Jurus Selamat atau biasa disebut Hari Raya Natal," ujar Rinto, Kamis (24/12/2020).
Lanjut Rinto, pemerintah juga tentunya tidak melarang masyarakat untuk merayakan hari besar keagamaan umat Kristen ini, akan tetapi kepatuhan terhadap protokol kesehatan menjadi poin utama.
"Dalam imbauan pemerintah ini ada 3 M yang harus diperhatikan, baik itu jaga jarak, cuci tangan dan wajib menggunakan masker di setiap kegiatan perayaan Natal nanti," tuturnya.
Perayaan Natal saat Pandemi COVID-19, menurut YRK, sapaan akrab Wakil Bupati Toraja Utara itu merupakan tahun yang Rahmat Tuhan.
"Tahun ini merupakan Tahun Rahmat Tuhan karena meski sedang dilanda COVID-19,kita tetap bisa menjalankan ibadah. Dan yang paling penting lagi adalah menjaga kebersamaan, keberagaman dan toleransi umat beragama di Toraja khususnya Toraja Utara," pesan YRK kepada masyarakat Toraja Utara.
Dia mengimbau masyarakat Toraja khususnya Kabupaten Toraja Utara tetap patuh protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, baik dalam aktivitas sehari-hari lebih khusus pada perayaan Natal Tahun ini.
"Natal kali ini kita dihadapkan oleh wabah yang sudah mendunia (COVID-19), tapi Wabah ini tidak bisa menghalangi kita, khususnya umat Kristen untuk beribadah memperingati hari kelahiran Yesus Kristus Sang Jurus Selamat atau biasa disebut Hari Raya Natal," ujar Rinto, Kamis (24/12/2020).
Lanjut Rinto, pemerintah juga tentunya tidak melarang masyarakat untuk merayakan hari besar keagamaan umat Kristen ini, akan tetapi kepatuhan terhadap protokol kesehatan menjadi poin utama.
"Dalam imbauan pemerintah ini ada 3 M yang harus diperhatikan, baik itu jaga jarak, cuci tangan dan wajib menggunakan masker di setiap kegiatan perayaan Natal nanti," tuturnya.
Perayaan Natal saat Pandemi COVID-19, menurut YRK, sapaan akrab Wakil Bupati Toraja Utara itu merupakan tahun yang Rahmat Tuhan.
"Tahun ini merupakan Tahun Rahmat Tuhan karena meski sedang dilanda COVID-19,kita tetap bisa menjalankan ibadah. Dan yang paling penting lagi adalah menjaga kebersamaan, keberagaman dan toleransi umat beragama di Toraja khususnya Toraja Utara," pesan YRK kepada masyarakat Toraja Utara.
Lihat Juga :