Tabrakan dengan Truk di Jalur Maut Duduksampeyan, Pemotor Tewas
Rabu, 13 Mei 2020 - 21:44 WIB
loading...
Jalur maut Duduksampeyan, Gresik tepatnya di Jalan Raya Ambeng-ambeng Watangrejo kembali memakan korban jiwa. Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
GRESIK - Jalur maut Duduksampeyan, Gresik tepatnya di Jalan Raya Ambeng-ambeng Watangrejo kembali memakan korban jiwa. Jama'ali, warga Desa Samirplapan, Duduksampeyan Gresik tewas setelah dihantam truk box.
Korban yang berusia 56 tahun itu mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki sebelah kiri. Jenazah langsung dievakuasi oleh petugas ke Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Gresik.
Insiden itu berawal sekitar pukul 07.15 WIB. Saat itu korban mengendarai sepeda motor Hond Supra 125 nopol W 2925 HU. Korban meluncur dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang.
Sampai di lokasi kejadian, Jama'ali hendak belok ke arah selatan (kanan). Namun, dia tidak mengutamakan kendaraan truk box nopol W 9708 CA yang dikemudikan Wahyy Edi Dwi Setiawa (23) dari arah berlawanan timur ke barat. (Baca: Nenel, Anak, dan Cucu di Blitar Tewas Ditabrak Truk).
Laju truk sebenarnya dengan kecepatan sedang. Namun, karena jaraknya terlalu dekat tabarakan tak terhindarkan. Korban langsung terpelanting ke jalan dan mengalami luka parah. Darah segar mengalir dari kepalanya. Kaki kirinya juga remuk.
Korban yang berusia 56 tahun itu mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki sebelah kiri. Jenazah langsung dievakuasi oleh petugas ke Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Gresik.
Insiden itu berawal sekitar pukul 07.15 WIB. Saat itu korban mengendarai sepeda motor Hond Supra 125 nopol W 2925 HU. Korban meluncur dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang.
Sampai di lokasi kejadian, Jama'ali hendak belok ke arah selatan (kanan). Namun, dia tidak mengutamakan kendaraan truk box nopol W 9708 CA yang dikemudikan Wahyy Edi Dwi Setiawa (23) dari arah berlawanan timur ke barat. (Baca: Nenel, Anak, dan Cucu di Blitar Tewas Ditabrak Truk).
Laju truk sebenarnya dengan kecepatan sedang. Namun, karena jaraknya terlalu dekat tabarakan tak terhindarkan. Korban langsung terpelanting ke jalan dan mengalami luka parah. Darah segar mengalir dari kepalanya. Kaki kirinya juga remuk.
Lihat Juga :