Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Bogor Gencarkan Rapid Test Massal

Rabu, 16 Desember 2020 - 20:03 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Melonjak,...
Pemkot Bogor terus menggencarkan rapid test massal di tengah lonjakan kasus positif COVID-19.Foto/SINDOnews/Haryudi
A A A
BOGOR - Pemkot Bogor terus menggencarkan rapid test massal di tengah lonjakan kasus positif COVID-19. Dalam sehari penambahan kasus positif di Kota Bogor lebih dari 60 orang.

Bahkan hari ini Rabu (16/12/2020) dilaporkan ada penambahan 72 kasus baru positif COVID-19. Sehingga total kasus positif COVID-19 di Kota Bogor mencapai 4.330 orang. Didampingi istri Yane Ardian, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto meninjau langsung pelaksanaan tes rapid massal di Halaman Kantor Kecamatan Bogor Timur, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Rapid test massal tersebut dilaksanakan secara serentak di 6 kantor kecamatan se-Kota Bogor yang merupakan program TP PKK Pusat dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-92 dengan sasaran perempuan di Kota Bogor."Sebetulnya hasil tes rapid ini masih di bawah tes swab, namun bagaimana juga kita melakukan usaha apapun untuk terus mengingatkan warga bahwa hingga hari ini situasinya masih jauh dari aman, semua masih harus terus waspada karena Covid-19 itu ada di sekitar kita," kata Bima pada Rabu (16/12/2020).

Bima Arya menuturkan, di Kota Bogor kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan dan puncak dari pandemi Covid-19 belum diketahui kapan akan berakhir. Untuk itu, dia menegaskan akan memperkuat surveillance, tracing dan edukasi untuk menyelamatkan setiap nyawa warga Kota Bogor. (Baca: Pemkot Dukung Pengembangan Kawasan Bogor Heritage Ecopark)

Kondisi saat ini, khususnya di Kota Bogor terang memerlukan perhatian yang lebih dari semua pihak. Di sisi lain tingkat ketersediaan tempat tidur semakin tinggi, untuk itu Pemkot Bogor tengah mempercepat pendirian Rumah Sakit Darurat Covid-19 dengan beberapa opsi di wilayah Kota Bogor.

Selain itu, fasilitas karantina untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) tengah dipercepat. Kegiatan yang diinisiasi TP PKK Pusat dan dilaksanakan secara nasional ini melibatkan seluruh TP PKK di Indonesia. "Khusus di Kota Bogor, tujuan kegiatan ini semata-mata untuk meningkatkan derajat kesehatan para perempuan di Kota Bogor," kata Ketua TP PKK Kota Bogor, Yane Ardian.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved