Terlibat Tawuran, 11 Anak di Bawah Umur Diciduk Polisi

Selasa, 12 Mei 2020 - 20:00 WIB
loading...
Terlibat Tawuran, 11...
Sebanyak 11 anak di bawah umur diamankan petugas Polrestro Depok karena terlibat tawuran di Jalan Janger 1, Sukmajaya Depok.Foto/SINDOnews/R Ratna Purnama
A A A
JAKARTA - Sebanyak 11 anak di bawah umur diamankan polisi karena terlibat tawuran di Jalan Janger 1 RT.04/12, Mekarjaya, Sukmajaya Depok, pada Selasa (12/5/2020) dini hari. Salah satu pelaku tawuran ada yang masih duduk di bangku kelas VI sekolah dasar (SD).

Dalam peristiwa itu, satu korban bernama ZMA (15) terluka. Korban pun dibawa ke RS untuk mendapatkan pertolongan. Adapun 11 pelaku yang diamankan yaknii, RD, (17), IM (14), RJ (15), KD (15), GS (19), PR (15), FM (15), ADR (13), II (15), GAS (11) dan GDAF (16).

"Mereka memiliki peranan berbeda. Pelaku pembacokan ialah RD. Adapun yang menyediakan celurit adalah IM. Dan yang berperan sebagai provokator adalah RJ," ungkap Kapolrestro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, Selasa (12/5/2020).

Menurut Azis, tawuran terjadi pada Selasa (12/5/2020) pukul 03.30 WIB, mereka ini mulanya ingin membangunkan sahur, lalu berkeliling menggunakan motor dan membawa senjata tajam. Kemudian di jalan, ada kelompok anak muda yang lain yang juga akan membangunkan sahurdan terjadilah perselisihan yang berujung kepada tawuran tersebut.

Korban bernama ZMA pun mengalami luka di tangan kiri. Dia mendapat 10 jahitan karena dua urat syaraf tangannya terputus."Kami akan berkordinasi dengan Bapas karena ada empat pelaku yang akan dijerat pidana masih di bawah umur. Sedangkan delapan pelaku lainnya masih diperiksa penyidik jika terbukti ikut menyerang akan dikenakan sanksi sesuai aturan berlaku jika tidak hanya dibina memanggil kedua orang tua membuat surat pernyataan,” ujarnya.

Sementara itu, IM mengaku membeli celurit dengan cara COD seharga Rp100.000. Celurit itu disimpan dalam lemari di kamarnya sehingga tidak diketahui orang tuanya. “Beli celurit untuk berjaga-jaga. Karena kelompoknya sempat diserang oleh kelompok lain sebelumnya," kata IM.

Atas perbuatannya, IM mengaku menyesal. “Tadi Mama datang langsung sedih sambil meluk saya. Menyesal sekali sekarang setelah kaya begini jadinya,” ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendukbangga Terus...
Kemendukbangga Terus Upaya Cegah Tawuran, Libatkan Keluarga hingga Komunitas
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Tawuran Bersenjata Tajam...
Tawuran Bersenjata Tajam di Pebayuran Bekasi, 1 Remaja Tewas
Rekomendasi
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Berita Terkini
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Infografis
Gejala HMPV pada Anak,...
Gejala HMPV pada Anak, Penyakit yang Mewabah di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved