PWNU DKI Jakarta Dukung Sikap Tegas Kapolda Matro Jaya Tindak Tegas Aksi Premanisme
Senin, 07 Desember 2020 - 20:43 WIB
loading...
Ketua PWNU DKI Jakarta Samsul Maarif. Dok NU
A
A
A
JAKARTA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta mendukung sikap tegas Polri, dalam hal ini Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan jajarannya yang telah melakukan tindakan tegas terhadap siapapun dalam upaya penegakan hukum di Indonesia dengan tetap berpedoman pada prinsip 'justice before the law'.
(Baca Juga: Polisi Tegaskan Penyerangan dari Laskar Khusus Habib Rizieq Tak Dikarang)
Ketua PWNU DKI Jakarta Syamsul Ma'arif mengajak kepada semua stakeholder dan semua elemen bangsa, terutama para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Jakarta untuk menciptakan suasana yang kondusif dan tidak terprovokasi serta memprovokasi umat. "Mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama pandemi COVID-19 dan terus berdoa demi kebaikan bangsa khususnya keamanan dan kedamaian di Ibu Kota," ujar Samsul dalam keterangannya, Senin (7/12/2020).
(Baca Juga: 6 Jenazah Laskar FPI yang Ditembak Ada di RS Polri Kramat Jati)
Samsul menyatakan, PWNU DKI Jakarta mengutuk semua bentuk kekerasan baik dalam bentuk fisik maupun intimidasi dalam pemberitaan di media-media massa dan media sosial yang dilakukan oleh Organisasi Masyarakat di Jakarta. "PWNU DKI Jakarta mengecam seluruh aktifitas maupun gerakan premanisme yang dilakukan oleh ormas terutama yang terjadi di jalan Tol Jakarta-Cikampek berupa penyerangan terhadap anggota Polri sehingga menimbulkan bentrok fisik antara kedua belah pihak," ungkapnya.
(Baca Juga: Polisi Tegaskan Penyerangan dari Laskar Khusus Habib Rizieq Tak Dikarang)
Ketua PWNU DKI Jakarta Syamsul Ma'arif mengajak kepada semua stakeholder dan semua elemen bangsa, terutama para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Jakarta untuk menciptakan suasana yang kondusif dan tidak terprovokasi serta memprovokasi umat. "Mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama pandemi COVID-19 dan terus berdoa demi kebaikan bangsa khususnya keamanan dan kedamaian di Ibu Kota," ujar Samsul dalam keterangannya, Senin (7/12/2020).
(Baca Juga: 6 Jenazah Laskar FPI yang Ditembak Ada di RS Polri Kramat Jati)
Samsul menyatakan, PWNU DKI Jakarta mengutuk semua bentuk kekerasan baik dalam bentuk fisik maupun intimidasi dalam pemberitaan di media-media massa dan media sosial yang dilakukan oleh Organisasi Masyarakat di Jakarta. "PWNU DKI Jakarta mengecam seluruh aktifitas maupun gerakan premanisme yang dilakukan oleh ormas terutama yang terjadi di jalan Tol Jakarta-Cikampek berupa penyerangan terhadap anggota Polri sehingga menimbulkan bentrok fisik antara kedua belah pihak," ungkapnya.
Lihat Juga :