Bandara SSKII Pekanbaru di Buka, PSBB Tetap Berjalan

Selasa, 12 Mei 2020 - 12:53 WIB
loading...
Bandara SSKII Pekanbaru...
Ilustrasi PSBB
A A A
PEKANBARU - Pascadibuka kembali jadwal penerbangan di Bandara SSKII Pekanbaru, tidak memengaruhi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tengah diterapkan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Kabag Humas Setdako Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan, PSBB yang sedang berlangsung di Pekanbaru akan berjalan meski operasional Bandara SSKK II telah dibuka.
"Karena tidak semua orang bisa mengakses penerbangan. Hanya orang yang memiliki kepentingan dan yang bisa menunjukkan surat tugas saja yang bisa terbang," ujar Irba, Senin (11/5/2020).

Selain itu, untuk orang yang akan melakukan penerbangan dan yang tiba ke Kota Pekanbaru juga harus menjalani pemeriksaan kesehatan. Harus ada surat keterangan yang menunjukkan dia sehat dan tidak terindikasi Covid-19.

Kriteria pengecualian adalah perjalanan bagi orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta yang menyelenggarakan pelayanan percepatan penanganan Covid-19, pertahanan keamanan dan ketertiban umum, kesehatan, kebutuhan dasar, pendukung layanan dasar, dan fungsi ekonomi penting.

Selanjutnya, perjalanan pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau perjalanan orang yang anggota keluarga intinya (orang tua, suami/istri, anak, saudara kandung) sakit keras atau meninggal dunia.

Pengecualian juga diberikan kepada Repatriasi Pekerja Migran Indonesia, warga negara Indonesia, pelajar mahasiswa yang berada di luar negeri, serta pemulangan orang dengan alasan khusus oleh pemerintah sampai ke daerah asal sesuai ketentuan berlaku.

Semua perjalanan khusus itu dapat dilakukan jika mendapat izin dari atasan (jika dinas atau perusahaan swasta), lurah atau kepala desa setempat. Di samping itu, orang-orang khusus ini harus sehat dan negatif Covid-19, punya kartu tanda penduduk atau kartu pengenal lain yang sah dan melaporkan rencana perjalanan dan waktu kepulangan.

"Jadi tidak pengaruh dengan PSBB kita. Karena hanya orang yang bertugas aja yang bisa terbang, seperti tenaga medis dan lainnya. Kalau untuk masyarakat umum atau yang mau pulang kampung tidak bisa," ulasnya.

Ia menerangkan, saat PSBB berlangsung juga telah terjadi perlambatan kasus Covid-19 di Pekanbaru. PSBB dinilai efektif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (adv)
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved