Gandeng Investor, Jabar Bangun 25 Rumah Sakit Baru Senilai Rp14 Triliun

loading...
Gandeng Investor, Jabar Bangun 25 Rumah Sakit Baru Senilai Rp14 Triliun
Pemprov Jabar menargetkan 25 rumah sakit (RS) baru bakal dibangun dalam waktu 15 tahun ke depan melalui kerja sama dengan investor swasta. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
BANDUNG - Pemprov Jabar menargetkan 25 rumah sakit (RS) baru bakal dibangun dalam waktu 15 tahun ke depan melalui kerja sama dengan investor swasta. Gubernur Jabar, Ridwan Kamil (Kang Emil) mengungkapkan, dalam ajang West Java Investment Summit 2020 lalu Jabar sukses menggaet dana pihak ketiga hingga Rp14 triliun untuk membangun RS dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

"(Kerja sama) Ini untuk mengejar target (pembangunan) 23-25 rumah sakit dalam 15 tahun ke depan (yang dananya) bukan dari dana APBD karena kita berhasil membawa target pembangunan, tapi tidak menggunakan APBD," ungkapnya di Bandung, Senin (30/11/2020). (Baca juga: Tak Hanya Angkut Penumpang, Travel Maut di Tol Cipali Ternyata Bawa Ini Juga)

Langkah tersebut merupakan perwujudan membangun Provinsi Jabar tanpa harus memakai dana APBD. Agar hal itu terwujud, Kang Emil juga mengaku, telah menugaskan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jabar, yakni PT Jasa Sarana untuk merealisasikannya. (Baca juga: Viral Pengantin Laki-Laki Gandeng 2 Perempuan Cantik Sekaligus, Ini Kisahnya)

"Jasa Sarana bermitra dengan Australia. Australia membawa Rp14 triliun sebagai tahap satu. Nah, nanti 2021 akan dibangun dicicil di seluruh wilayah Jawa Barat. Ini bagian dari RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) juga bahwa (pandemi) COVID-19 ini harus mengedepankan kesiapan infrastruktur kesehatan juga," katanya.



Pemprov Jabar menargetkan 25 rumah sakit (RS) baru bakal dibangun dalam waktu 15 tahun ke depan melalui kerja sama dengan investor swasta. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top