Wali Kota Ditangkap KPK, Pemkot Cimahi Masih Pikir-pikir untuk Beri Pendampingan Hukum

loading...
Wali Kota Ditangkap KPK, Pemkot Cimahi Masih Pikir-pikir untuk Beri Pendampingan Hukum
Kepala Diskominfoarpus Kota Cimahi, Mochammad Ronny. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
CIMAHI - Pemkot Cimahi memastikan agenda kerja Wali Kota Cimahi , Ajay Muhammad Priatna yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus suap peizinan pembangunan rumah sakit, akan dibatalkan.

(Baca juga: Plt Ketua Demokrat Surabaya Diduga Bagikan Bantuan BNPB untuk Kampanye Pilwali Surabaya )

Kepala Diskominfoarpus Kota Cimahi , Mochammad Ronny menyebutkan, sesuai UU No. 23/2014, pasal 65, tentang Pemerintah Daerah, maka semua agenda pemerintahan akan berjalan sesuai mekanisme yang ada.

"Agenda wali kota otomatis dibatalkan. Tapi pemerintah kota harus tetap berjalan. Agenda terdekat rapat paripurna dengan DPRD dan wakil wali kota siap hadir," terangnya saat ditemui di Pemkot Cimahi , Sabtu (28/11/2020).





Terkait agenda ke depannya untuk meneruskan estafet kepemimpinan di Cimahi , hal ini akan dibicarakan dan mengkoordinasikannya baik dengan provinsi maupun pusat.

(Baca juga: Risma Diserang, Risma Terus Disayang )



Disinggung mengenai upaya pendampingan hukum kepada Ajay, dia belum bisa menjelaskan lebih lanjut. Hal tersebut masih harus dibicarakan terlebih dahulu termasuk dengan Sekda Kota Cimahi .

Sedangkan mengenai apakah adanya ruangan yang sempat digeledah oleh KPK, Ronny menyebutkan sejauh ini belum ada. Dirinya pun belum mendapat informasi apakah akan ada pemeriksaan atau penggeledahan lebih lanjut, karena belum ada konfirmasi.

(Baca juga: Gasak Tas dan Perhiasan Milik Emak-emak, 2 Begal di Batam Tak Berkutik Dibekuk Polisi )

"Soal pendampingan hukum masih harus dibicarakan dulu. Yang jelas kami (PNS) Cimahi semua kaget, tapi tetap akan bekerja dan melayani masyarakat," pungkasnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top