PSBB Diterapkan, Kedatangan Bus dan Penumpang di Terminal Pulogebang Menurun

Kamis, 16 April 2020 - 09:28 WIB
loading...
PSBB Diterapkan, Kedatangan...
Terminal Terpadu Pulogebang di Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. Foto/Dok/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Satu pekan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta jumlah bus dan penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang menurun. Jadwal keberangkatan dan kedatangan bus juga diperketat sejak Jumat 10 April 2020.

Kasatpel Operasional dan Kemitraan Terminal Terpadu Pulo Gebang, Afif Muhroji mengatakan, selama PSBB berlangsung proses pemantauan kepada para penumpang serta keberangkatan dan kedatangan bus rutin dilakukan oleh petugas gabungan.

"Dinas Perhubungan DKI Jakarta, TNI-Polri mengecek langsung para penumpang serta terhadap bus yang berangkat dan datang di Terminal Terpadu Pulogebang," ujar Afif saat dihubungi SINDOnews, Kamis (16/4/2020). (Baca juga: PSBB, Warung Makan Tak Boleh Layanan Pembeli Makan di Tempat )

Penurunan jumlah penumpang sangat terlihat dan dirasakan oleh para pengeola jasa transportasi bus di Terminal Terpadu Pulogebang. Menurut Afif, rata-rata jumlah penumpang pada weekday bisa mencapai 2.000-3000 orang per hari. Kemudian pada weekend mencapai 5.000-6.000 penumpang per hari.

"Bus dan penumpang mengalami penurunan jumlah, situasi masif kondusif. Saat ini semenjak wabah Covid-19 dan penerapan PSBB, dalam satu bulan per Maret 2020 jumlah penumpang hanya berkisar 70.747. Untuk keberangkatan dan kedatangan bus sendiri berkisar 7.527," kata Afif.

Lebih lanjut Afif menuturkan, selain melalukan pemantauan terhadap keberangkatan dan kedatangan Bus, pihaknya pun melakukan protokoler kesehatan dengan cara mengecek suhu tubuh kepada para penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang dan mewajibkan penumpang untuk memakai masker.

"Kami lakukan pengecekan suhu untuk penumpang yang akan berangkat maupun datang, kemudian wajib memakai masker serta sebelum masuk terminal dihimbau untuk cuci tangan dengan sabun diwastafel yang sudah disediakan," ujarnya. (Baca juga: Pemberlakuan PSBB di Bodebek, Mobilitas Warga Masih Tetap Ramai )
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan Inovasi Kesehatan,...
Hadirkan Inovasi Kesehatan, Ini Bentuk Dukungan KF untuk Bangkit dari Pandemi Covid-19
Gambarkan Ganasnya Covid,...
Gambarkan Ganasnya Covid, Sri Mulyani: Bisa Berubah seperti Film Mutan
Sri Mulyani Bandingkan...
Sri Mulyani Bandingkan Efek Dahsyat Bom Bali dengan Ledakan Corona ke Sektor Pariwisata
Rekomendasi
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Kemenham Kecam Tewasnya...
Kemenham Kecam Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali: Dorong Anak Korban Dapat Perlindungan Negara
Ketua RT Terima Laporan...
Ketua RT Terima Laporan Ada Orang Pingsan di Tempat Sutrimo Tergeletak
Olah TKP Pria Meninggal...
Olah TKP Pria Meninggal Dunia Diduga Karumga Febrie, Polisi Bawa Bantal hingga Motor
Tragis! Di Bali, Pria...
Tragis! Di Bali, Pria Tewas Dikeroyok Hanya Gara-gara Dituduh Curi Ayam
HUT ke-15, AMG Komitmen...
HUT ke-15, AMG Komitmen Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern di Indonesia
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved