Permainan Layangan, Gelasan Joksyn Special Tournament Dirilis

Sabtu, 07 November 2020 - 06:45 WIB
loading...
Permainan Layangan,...
Gelasan layangan Joksyn Special Tournament. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Perkembangan permainan tradisional layangan kini kian mewabah. Terlebih saat pandemi Covid-19 yang salah satunya turut melanda Indonesia.

Tidak hanya layangan hias, namun layangan aduan tengah meracuni masyarakat. Berbagai ajang turnamen layangan aduan digelar tidak hanya di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Menado hingga Pontianak, Kalimantan Barat. Di daerah-daerah seperti Sumedang atau Madiun, turnamen layangan aduan sudah tidak asing di telinga masyarakat.

Bicara layangan aduan tentu tak luput dari benang gelasan yang menjadi salah satu kelengkapannya. Musim layangan aduan rupanya menjadi berkah tersendiri bagi para pengrajin benang gelasan. (Baca juga: Stop Main Layangan Dekat Bandara, Bisa Bikin Pesawat Celaka )

Berbagai merk genang gelasan untuk layangan aduan pun bermunculan. Salah satunya adalah Joksyn yang diproduksi oleh PT Tujuan Utama. Perusahaan yang berbasis di Pontianak, Kalimantan Barat dan Jakarta ini turut meramaikan pasar benang gelasan aduan dengan merilis produk pertama.

“Joksyn adalah kepanjangan dari Joker Kite Syndicate. Kenapa pakai Joker, karena Joker ini produk yang telah melegenda dengan hasil-hasil produk gelasan yang handal sejak 1991,” terang Presiden Direktur PT Tujuan Utama, Sjah Nur dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (3/11/2020).

Menurut pria asal Karang Tengah Kota (Katengko) Ngawi Jawa Timur ini, produk Joksyn merupakan hasil kerja sama antara PT Tujuan Utama dengan Joker Kite Line Bandung milik Yudho Lee alias Yusup Supriatna.



Rencananya, gelasan Joker Joksyn akan mulai dipasarkan pada 10 November 2020 atau bertepatan dengan Hari Pahlawan sekaligus hari kelahiran anak laki-laki Sjah Nur.

Sementara untuk produksi awal, PT Tujuan Utama akan merilis gelasan Joksyn Special Tournament dengan bahan senar Indachi Japan ukuran 0.20 mm. Formula gelasannya menggunakan bahan yang sebagaian besar adalah impor Jerman dan Swedia.

“Dalam produksi awal kita lempar ke pasaran sebanyak 1000 kelos, kemudian bertahap per 1000 kelos untuk produksi rutian tiap bulannya,” paparnya. (Baca juga: Insiden Layangan Nyangkut di Pesawat Citilink, Bisa Menimpa Semua Maskapai )

Menariknya, produk gelasan yang dibandrol Rp200.000 per kelos tersebut tidak hanya dipasarkan dalam negeri namun juga ke mancanegara seperti Brazil, Pakistan dan Brunei.

“Sudah ada permintaan dari tiga Negara itu. Untuk pemasaran masih kita handel sendiri tanpa melalui agen, tapi ke depan Insya Allah akan menggandeng agen benang gelasan di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Pria yang juga menjabat Ketua Umum Laskar Ngawi ini optimistis produk benang gelasan PT Tujuan Utama bisa diterima pasar penggemar layangan aduan Indonesia. “Doakan saja,” pungkas Sjah Nur.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
SKK Migas Buka Rekrutmen...
SKK Migas Buka Rekrutmen Besar-Besaran 2026, Fresh Graduate Bisa Daftar
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Kawal Kasus Dugaan Kekerasan ART Erin Wartia, Ternyata Ini Alasannya
Pramono Anung Resmikan...
Pramono Anung Resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, Fokus Layani Ibu dan Anak
Berita Terkini
SMP IL Kapten Fatubaa...
SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
Mobil Maung Tabrak Rambu...
Mobil Maung Tabrak Rambu di Tol Dalam Kota, Begini Kronologinya
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Infografis
Buku Manasik Haji Khusus...
Buku Manasik Haji Khusus Lansia Dirilis Kemenag
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved