Aksi Bela Nabi Muhammad, Puluhan Warga Bekasi Bergerak ke Kedubes Prancis

Senin, 02 November 2020 - 13:36 WIB
loading...
Aksi Bela Nabi Muhammad,...
Puluhan warga Kota Bekasi dengan mengendarai sepeda motor bergerak melakukan aksi unjuk rasa di Kedubes Prancis, Jakarta Pusat.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Puluhan orang dari Bekasi bergerak menuju Kedutaan Besar Prancis di Jalan MH Thamrin No. 20 Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2020). Aksi turun ke jalan itu menyusul kontroversi Presiden Prancis Emanuel Macron soal kartun Nabi Muhammad yang digambarkan pada gedung pemerintahan daerah di Prancis.

Pantauan di lapangan, massa aksi itu terdiri dari laki-laki dan perempuan. Mereka memulai titik perjalanannya di Masjid Nurul Islam, Kampung Rawa Bogo RT 004/018, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Dalam aksi kali ini, mereka mengecam pernyataan Emanuel Macron menyebut umat muslim mengalami krisis.

Namun, yang menjadi pemicu besar yaitu soal sikap Macron yang menyetujui dipajangnya kartun Nabi Muhammad di gedung pemerintah. Bahkan, Macron menyebut bahwa pemajangan kartun Nabi Muhammad sebagai salah satu sikap kebebasan berekspresi yang nyatanya kini memancik reaksi muslim dunia, tak terkecuali Indonesia. (Baca: Tak Bisa Mendekat ke Kedubes Prancis, Massa PA212 Gelar Salat Zuhur Berjamaah di Jalan MH Thamrin)

Karena alasan demikian, warga Bekasi bergegas ke Kedubes Prancis dengan tema aksi Bela Nabi. Mereka menyerukan aksi boikot produk Prancis dan mengusir Kedubes Prancis dari Indonesia menyusul sikap Presiden Emanuel. Keberangkatan mereka dikawal langsung oleh TNI/Polri dari Kota Bekasi.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan bahwa petugas hanya melakukan monitoring perkumpulan massa."Iya benar, total ada 90 orang yang berangkat ke sana (Kedubes Prancis untuk Indonesia), kami monitoring saja," kata Erna kepada SINDOnews pada Senin (2/11/2020).

Dalam penjelasan massa aksi, mereka tidak menggunakan jalur tol. Namun melalui jalan arteri yaitu dengan rute Jalan Raya Kodau-Jalan Raya Pondokgede-Jalan Raya Kalimalang-Jalan Raya Ahmad Yani, Jaktim-Jalan Raya Matraman-Jalan Raya Menteng, Jakarta Pusat hingga titik lokasi di Jalan MH Thamrin No. 20 Gondangdia, Jakarta Pusat. (Baca: Macron: Saya Mengerti Kemarahan Umat Muslim, Tapi Tidak akan Toleransi Kekerasan)

"Mereka menganggap pernyataan Presiden Prancis sebagai propaganda. Selama kegiatan monitoring berjalan dengan aman dan kondusif kuat pam 5 personil Polri dan 4 Personil TNI," ungkapnya. Hingga saat ini, masa aksi yang bergerak masih tergolong sangat kondusif hingga mereka berangkat ke Jakarta.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Tentara Prancis Tembaki...
Tentara Prancis Tembaki Drone yang Terbang di Pangkalan Kapal Selam Nuklir
Profil Francois Hollande,...
Profil Francois Hollande, Mantan Presiden Prancis yang Selingkuh dengan Aktris Julie Gayet hingga Hamil
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved