Polda Metro Tidak Terbitkan STTP Demo Besok

Minggu, 01 November 2020 - 18:34 WIB
loading...
Polda Metro Tidak Terbitkan...
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya tidak menerbitkan surat tanda terima pemberitahuan (STTP) terkait aksi demo besok, Senin 2 November 2020. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya, telah menerima surat pemberitahuan dari massa pademo terkait aksi esok hari.

Namun, walaupun tidak menerbitkan STTP pihaknya tetap mengamankan aksi unjuk rasa tersebut. "Pemberitahuannya sudah ada, tapi bagaimana pengamanannya kita siapkan saja seperti biasa," katanya, Minggu (1/11/2020).

Untuk jumlah personel pengamanan, kata Yusri, pihaknya masih melakukan penghitungan. Sebab, jumlah personel pengamanan bergantung pada jumlah massa pendemo yang diprediksi akan ikut berunjuk rasa. (Baca juga; Polisi Tetap Lakukan Penjagaan di Kedubes Prancis )

Yusri menyampaikan, berdasarkan surat pemberitahuan, aksi demo besok tersebar di beberapa lokasi. "Di Patung Kuda, sama di depan Kedutaan Prancis. Mau di MK tetap kita tempatkan di Patung Kuda," ujarnya.

Diketahui, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan 32 federasi buruh akan menggelar aksi demonstrasi serentak nasional di 24 provinsi pada Senin (2/11/2020) untuk menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law.

Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, untuk wilayah Jabodetabek aksi akan dipusatkan di Istana dan Mahkamah Konstitusi. Titik kumpul di Patung Kuda sekitar pukul 10.30 WIB. (Baca juga; Megawati Singgung Milenial, Rocky Gerung Sebut Bung Karno hingga Bintang Emon )

"Tuntutan yang akan disuarakan adalah, batalkan omnibus law UU Cipta Kerja dan menuntut agar upah minimum tahun 2021 (UMP, UMK, UMSP, dan UMSK) tetap naik," kata Said Iqbal.

Sementara itu, Persaudaraan Alumni 212 dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama juga bakal menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kedubes Prancis, Jakarta pada hari yang sama.

Unjuk rasa ini dalam rangka memprotes sikap Presiden Prancis yang mengizinkan Charlie Hebdo menerbitkan kartun Nabi Muhammad. Rencananya, massa PA 212 dan GNPF Ulama berunjuk rasa sekitar pukul 12.00 WIB di depan Kedutaan Prancis Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
Rekomendasi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Berita Terkini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved