Dukung PSBB, Pedagang Pasar Baru Bersedia Pindah
Jum'at, 08 Mei 2020 - 13:25 WIB
loading...
Ratusan pedagang sayur mayur yang sebelumnya berdagang di belakang pasar baru Kabupaten Karawang bersedia dipindahkan mulai Jumat (8/5/2020) ini. SINDOnews/Nila Kusuma
A
A
A
KARAWANG - Rencana Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana, menjadikan Pasar Baru sebagai percontohan pasar physical distancing selama pelaksanaan PSBB menemukan titik terang.
Ratusan pedagang sayur mayur yang sebelumnya berdagang di belakang pasar bersedia dipindahkan mulai Jumat (8/5/2020) ini. Mereka akan berdagang di sebagian jalan Kertabumi dan jalan Tuparev, tepat didepan pasar.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag) Karawang, Ahmad Suroto mengatakan, hasil musyawarah antara Pemkab Karawang dengan pedagang dicapai kesepakatan, pedagang yang sebelumnya berjualan di belakang Pasar Baru bersedia pindah ke lokasi yang sudah disediakan pemerintah selama PSBB.
"Kalau sebelumnya mereka berjualan di jalanan belakang pasar yang merupakan akses masuk kendaraan barang. Sekarang selama PSBB mereka pindah ke jalan depan pasar. Itu sementara saja nanti setelah PSBB kita akan carikan solusi lokasi yang tepat untuk mereka berdaganh," kata Ahmad Suroto.
Ahmad Suroto mengatakan, selama PSBB pedagang dibolehkan berdagang di jalan Kertabumi dan tuparev dengan tetap mengutamakan physical distancing. Lapak para pedagang masing-masing akan dikasih garis kotak di tempat dagangan untuk menjaga jarak antara pedagang dan juga pembeli. Rencananya ada 500 kotak tempat para pedagang.
Ratusan pedagang sayur mayur yang sebelumnya berdagang di belakang pasar bersedia dipindahkan mulai Jumat (8/5/2020) ini. Mereka akan berdagang di sebagian jalan Kertabumi dan jalan Tuparev, tepat didepan pasar.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag) Karawang, Ahmad Suroto mengatakan, hasil musyawarah antara Pemkab Karawang dengan pedagang dicapai kesepakatan, pedagang yang sebelumnya berjualan di belakang Pasar Baru bersedia pindah ke lokasi yang sudah disediakan pemerintah selama PSBB.
"Kalau sebelumnya mereka berjualan di jalanan belakang pasar yang merupakan akses masuk kendaraan barang. Sekarang selama PSBB mereka pindah ke jalan depan pasar. Itu sementara saja nanti setelah PSBB kita akan carikan solusi lokasi yang tepat untuk mereka berdaganh," kata Ahmad Suroto.
Ahmad Suroto mengatakan, selama PSBB pedagang dibolehkan berdagang di jalan Kertabumi dan tuparev dengan tetap mengutamakan physical distancing. Lapak para pedagang masing-masing akan dikasih garis kotak di tempat dagangan untuk menjaga jarak antara pedagang dan juga pembeli. Rencananya ada 500 kotak tempat para pedagang.
Lihat Juga :