Sumpah Pemuda, Cabup Bandung Ini Ikrar Hadirkan 100 Ribu Lapangan Kerja

loading...
Sumpah Pemuda, Cabup Bandung Ini Ikrar Hadirkan 100 Ribu Lapangan Kerja
Cabup Bandung, Dadang Supriatna saat bersilaturahmi dengan para pemuda Nahdhatul Ulama di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
BANDUNG - Hari Sumpah Pemuda dijadikan momentum untuk menarik simpatisi dan dukungan pemilih pemula yang notabene kaum milenial di ajang Pemilihan Bupati (Pilbup) Bandung 2020. Seperti yang dilakukan calon bupati Bandung nomor urut 3, Dadang Supriatna.

Di Hari Sumpah Pemuda, Dadang berikrar telah menyiapkan sejumlah program bagi pemuda, di antaranya menyiapkan 100.000 lapangan kerja di Kabupaten Bandung. Dadang yang diusung PKB, NasDem, Demokrat, dan PKS serta lima parpol non-parlemen pendukungnya, termasuk Perindo mengaku, optimistis bahwa selama lima tahun, 100.000 lapangan kerja bagi masyarakat usia produktif akan tersedia jika dirinya terpilih sebagai bupati Bandung periode 2021-2026.

Lapangan pekerjaan yang disiapkan, lanjut Dadang, meliputi berbagai bidang, mulai dari industri, pertanian, perkebunan, wirausaha, industri kreatif, start up, dan bidang lainnya. "Untuk itu, kami menyiapkan program pendidikan vokasional untuk memberikan skill bagi para pemuda supaya memiliki skill sesuai kebutuhan di daerahnya masing-masing, misalnya kita siapkan pemuda tani dan lain-lain. Dengan begitu, milenial kita siap kerja," tegas Dadang, Rabu (28/10/2020).

"Kami juga akan siapkan anggaran khusus untuk membentuk para pemuda wirausaha supaya mereka dapat memiliki usaha dan menciptakan lapangan kerja di lingkungannya masing-masing," sambung Dadang. (Baca: Pemakaian Aplikasi e-Rekap Ppenghitungan Ssuara Tunggu Ketentuan PKPU)



Selain penciptaan lapangan kerja, pihaknya juga berjanji memberikan beasiswa bagi para mahasiswa Kabupaten Bandungberprestasi yang berkuliah di berbagai perguruan tinggi. Beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan S1 dan S2. "Insya Allah, kami akan terus tingkatkan beasiswa untuk kaum milenial karena para pemuda adalah agen perubahan yang dapat mengubah masa depan dunia dengan karya nyata," katanya.

Tidak hanya itu, Dadang yang berpasangan dengan Syahrul Gunawan dan mengusung jargon Bedas itu juga bercita-cita mencetak banyak bisnis start up kelas dunia yang dikelola kaum milenial di Kabupaten Bandung. Terlebih, kata dia, kaum milenial Kabupaten Bandung memiliki kualitas dunia. (Baca: Pesan Menpora di Hari Sumpah Pemuda)

"Jika Bedas juara, kami akan mendorong digitalisasi UMKM dan pertumbuhan start up kelas dunia. Kabupaten Bandung harus Bedas karena Kabupaten Bandung punya segalanya," tandasnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top