Ratusan Guru Latihan Desain Motif Batik Secara Daring

loading...
Ratusan Guru Latihan Desain Motif Batik Secara Daring
Pandemi Covid-19 tak membuat semangat para guru kendor. Meski seluruh kegiatan dilaksanakan secara daring, namun mereka tetap menjalankan proses kreatif. Foto SINDOnews
SURABAYA - Pandemi Covid-19 tak membuat semangat para guru kendor. Meski seluruh kegiatan dilaksanakan secara daring, namun mereka tetap menjalankan proses kreatif demi kemajuan peserta didiknya.

Seperti yang dilakukan oleh ratusan TK di kabupaten Pasuruan ini. Sebanyak 803-an guru yang tergabung dalam Ikatan Guru TK Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Pasuruan belajar cara membuat desain motif batik dengan menggunakan produk crayon Hexagonal Oil Pastel. Kegiatan workshop yang dilaksanakan secara daring tersebut dihelat oleh Faber-Castell.

Ketua IGTKI Kabupaten Pasuruan, Samsulin Arkhandi, mengungkapkan pemilihan tema batik bukan tanpa alasan. Karena karya batik terbaik yang dihasilkan dalam workshop ini akan dipilih dan akan digunakan sebagai motif resmi dalam pembuatan seragam IGTKI Kabupaten Pasuruan. "Sehingga unsur autentiknya akan sangat terjaga. Hal ini tentu menjadi inovasi tersendiri dalam pembuatan seragam," katanya. (Baca: Masa Pandemi Kreativitas dan Dedikasi Guru Diperlukan)

Sementara itu, Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen menjelaskan, bentuk kegiatan workshop daring ini merupakan transformasi dari bentuk workshop yang sudah sejak lama dijalankan oleh Faber-Castell.



Kegiatan workshop secara daring rutin lakukan di masa pandemik saat ini. Tentunya dengan melibatkan banyak pemangku kepentingan, guna terus membangun semangat kreativitas mesti di tengah pandemik.

Richard menambahkan, kegiatan workshop daring yang dilakukan oleh Faber-Castell tidak hanya menyasar usia pendidikan, namun juga dewasa dan orang tua. "Seperti yang kali ini diadakan bersama IGTKI Pasuran. Hal ini dikarenakan produk-produk Faber-Castell sangat luas, dan bisa menjadi pilihan semua kalangan usia," ujarnya.

Ia melanjutkan, mewarnai, menggambar dan membuat prakarya merupakan kegiatan yang menyenangkan. Banyak penelitian mengungkapkan banyak manfaat selain meningkatkan kreativitas, juga bisa meningkatkan bonding (hubungan) di keluarga, mencegah dementia atau kepikunan dan bahkan mengurangi stres, sehingga sangat cocok di tengah kondisi saat ini.



Menurut Richard, saat ini terdapat tren positif akses dan penggunaan atas sosial media milik Faber-Castell. Disana banyak membahas materi pembelajaran atau tutorial tentang seni dan kreativitas. "Hal ini kami dapatkan melalui data Faber-Castell global dan data yang terjadi di Indonesia," kata dia. (Baca:Kreatif dan Produktif di Masa Sulit)

Kegiatan workshop daring serupa juga dilaksanakan di seluruh Indonesia, menurut Richard telah menyapa banyak pengguna, dimana jadwal seluruh kegiatan ini bisa di lihat website Faber-Castell Indonesia dan sosial media melalui Facebook @ Faber-Castell Creative Kids.

"Kedepannya, Faber-Castell akan terus mengadakan kegiatan serupa dan membuka pintu dengan sangat terbuka untuk seluruh pihak dalam bekerjasama, hal ini sejalan dengan semangat #Art4All atau seni bagi semua usia," tandasnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top