Program Lapangan Kerja Appi-Rahman Dinilai Lebih Masuk Akal

loading...
Program Lapangan Kerja Appi-Rahman Dinilai Lebih Masuk Akal
Calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat akan berkampanye dialogis di Kelurahan Pabaeng-baeng, Makassar, Senin (26/10). Foto: Tim SINDONews.
MAKASSAR - Calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin kembali melanjutkan kampanyenya bertatap muka dengan warga. Kali ini, mengunjungi Kecamatan Tamalate khususnya di Kelurahan Pa'baeng-baeng dan Kelurahan Balang Baru, Senin (26/10).

Saat kampanye dialogis di Jl Andi tonro 2 RT. 01/ RW 10 Kelurahan Pa'baeng-baeng misalnya, salah satu tokoh masyarakat setempat, Iwan Daeng Lau, berharap masalah pengangguran dan angkatan kerja bisa diselesaikan di Kota Makassar.

“Makin susah orang cari kerja, anak-anak muda banyak nganggur. Mungkin ini bisa dikasi solusi jika Pak Appi nanti terpilih jadi Wali kota,” tutur warga Pa’baeng-baeng ini. (Baca Juga: Melinda Aksa Kampanye Program Peduli Pendidikan dan Bantuan UMKM Appi-Rahman)

Warga lain menimpali, tokoh masyarakat Jalan Abd Kadir RT 01 RW 06 Kelurahan Balang Baru, Kahar Dg Muntu, juga berharap Wali kota Makassar berikutnya memberikan perubahan yang bisa dirasakan langsung manfaatnya. “Kalau saya lihat Pak Appi ini memiliki program yang detail bagaimana membawa Makassar ini bangkit kembali, mulai dari penanganan Covid sampai rencana membuka lapangan kerja. Semoga ini bisa terlaksana," tuturnya.



Menanggapi keluhan warga ini, calon Wali Kota Makassar, Nomor Urut 2, Munafri Arifuddin alias Appi menerangkan bahwa pihaknya sudah menyusun berbagai program menyangkut upaya mengurangi pengangguran di Makassar. Pertama yakni program UMKM binaan di tiap RW yang diharapkan bisa menyerap tenaga kerja sebanyak mungkin.

Tak hanya itu pada kesempatan tersebut, Calon walikota usungan Partai Demokrat, PPP dan Perindo ini menerangkan bahwa pada era sekarang mendapatkan penghasilan bisa dilakukan dengan berbagai cara. “Sisa dibutuhkan kreativitas, utamanya generasi millenial atau anak-anak muda kita itu sudah melek informasi, melek teknologi. Beberapa pekerjaan bisa didapatkan bahkan mereka ciptakan sendiri," tuturnya. (Baca Juga: Perindo Mantap Usung Appi-Rahman di Pilwalkot Makassar)

Hanya saja, kreativitas dan inovasi yang dimiliki para anak muda ini tidak dibarengi dengan support yang baik dari Pemerintah. “Sehingga Pemerintah harus hadir mengintervensi semisal dalam program kami itu salah satunya menghadirkan Co-Working Space berbasis internet di setiap Kelurahan," katanya.



Co-Working Space atau ruang kerja bersama bukan hal baru di era sekarang. Kebutuhan ruang bekerja dan berinteraksi dengan orang-orang lain dari berbagai latar belakang pekerjaan yang berbeda dibutuhkan. Tujuannya adalah saling berbagi dengan orang lain yang bisa mendorong, kreativitas dan produktivitas seseorang.

Di beberapa lokasi termasuk di Makassar sudah tersedia namun dikelola atau dimiliki pihak swasta. "Dan inilah tujuan dari kami untuk mendorong itu harus diadakan wadah ini di tiap Kelurahan supaya nantinya sebagai fasilitas yang akan dimanfaatkan oleh anak-anak muda untuk mengembangkan kemampuannya dalam menciptakan pekerjaan," papar Appi.

Bersama Rahman Bando sebagai wakilnya kelak, Appi juga memiliki program lainnya seperti penciptaan 10.000 lapangan kerja baru bagi pekerja terdampak Covid. (Baca Juga: Erwin Aksa: 100 Hari Appi-Rahman Terpilih, 20.000 Orang Dapat Kerja)

Pelatihan 10.000 tenaga kerja siap pakai dan pembinaan 500 wirausaha muda bidang Start Up. Bahkan dalam 100 hari kerja pertama Appi-Rahman bakal mempekerjakan 20.000 orang yang ditugaskan dalam upaya penggulangan Covid-19. Dengan tugas sebagai Satgas Covid-19 yang melakukan sosialisasi protokol kesehatan, penyemprotan disinfektan hingga sebagai petugas contact tracing. (Baca Juga: Resmi, Appi-Rahman Punya Fasilitas Isolasi Mandiri COVID-19)
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top