Tak Terima Keuntungan, Korban Investasi Trading Forex Melapor ke Polisi

loading...
Tak Terima Keuntungan, Korban Investasi Trading Forex Melapor ke Polisi
Sejumlah korban investasi berkedok trading forex yang melibatkan pialang dari Guardian Capital Group (GCG) Asia mendatangi Mapolrestabes Surabaya.Foto/SINDONews/Lukman Hakim
SURABAYA - Sejumlah korban investasiberkedok "trading forex" yang melibatkan pialang dari Guardian Capital Group (GCG) Asia mendatangi Mapolrestabes Surabaya guna menanyakan perkembangan kasus terkait penipuan investasi tersebut.

Tak main-main, total jumlah korban pada kasus ini diperkirakan mencapai hingga 34.000 orang dengan total kerugian sebesar Rp1,8 triliun. Tak hanya melapor ke Polrestabes Surabaya, para korban juga telah melaporkan beberapa agen ke pihak kepolisian. Antara lain Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri, Polda Metro Jaya, serta Polda Jatim.

(Baca juga:Warga Ring Satu Diabaikan, Pintu Masuk PT TPPI Tuban Diblokade)

"Kedatangan saya ke Polrestabes Surabaya untuk menindak lanjuti surat laporan yang ia buat 4 bulan lalu. Saya melaporkan leader, Robby, karena dirugikan sebesar Rp300 juta. Karena tanggung jawab atas kasus ini ada diatasnya (leader) yakni Robby," kata salah satu perwakilan korban penipuan berbasis Multi Level Marketing (MLM) itu, Arif.



(Baca juga:Curi Minyak Telon di 11 Minimarket, Warga Sidoarjo Dibekuk Polisi)

Irwanto, salah satu korban lainnya mengatakan, ia bergabung dengan GCG sejak bulan Mei. Sedangkan kerugian yang dialami, ia mengaku sebesar Rp100 juta."Saya belum pernah menerima keuntungan. Saya berharap pihak kepolisian dapat menyelesaikan kasus ini hingga tuntas, hingga ada tersangka" katanya.

Terkait adanya laporan lain terhadap kasus ini, Irwanto mengaku mengetahuinya. Ia mengatakan sudah banyak laporan yang masuk ke pihak kepolisian. " Banyak, tapi kita kan beda ranting," terangnya.



(Baca juga:Jatim Fair Virtual 2020 Dibuka, Dorong Transformasi Digital Pelaku UMKM)

Kemudian, Irwanto menjelaskan mengapa dirinya sampai berminat sekali terhadap investasi GCG Asia ini. Ia mengaku, dijanjikan keuntungan (profit) sebesar 5% hingga 25% oleh leader. "Saya tertarik karena janjinya dapat profit 5 sampai 25 persen. Tapi sampai saat ini saya tidak dapat keuntungan apa-apa," jelasnya
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top