Pelajar Dicegah Ikut Demo, Disdik dan Polres Bekasi Kumpulkan Kepsek

Senin, 19 Oktober 2020 - 23:45 WIB
loading...
Pelajar Dicegah Ikut...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
BEKASI - Kepala sekolah se-Kota Bekasi dikumpulkan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Polres Metro Bekasi Kota, Senin (19/10/2020). Tujuannya, agar para peserta didik tingkat SMP/SMA sederajat, tidak telibat lagi dalam aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) rencananya kembali turun ke jalan Selasaa besok. Mereka menggelar aksi besar-besaran menuntut pencabutan UU Omnibus Law Cipta Kerja. Dalam seruan aksi, mahasiswa yang berdemontsrasi ke Istana Presiden diperkirakan mencapai ribuan orang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, meminta para kepala sekolah dapat memantau, mengawasi, serta menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik di dalam dan di luar lingkungan sekolah.

”Kami ingin menjalin kerja sama dengan orang tua atau wali murid agar memastikan anaknya tidak ikut aksi unjuk rasa,” katanya. (Baca juga: Polda Metro Jaya Tak Keluarkan Izin Demo Aksi Buruh dan Mahasiswa Besok)

Menurutnya, para orang tua dapat memberikan pendampingan dan pembinaan kepada anaknya akan dampak dalam aksi unjuk rasa. Terlebih soal resiko penularan Covid-19 saat berkerumun sehingga membahayakan kesehatan bagi peserta didik. ”Para orang tua harus memberikan pendampingan, membina anak dan memberitahu dampak terlibat aksi unjuk rasa,” ucapnya.



Inayatullah juga mengatakan agar para kepala sekolah dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran yang dapat menyalurkan pemikiran kritis, bakat, dan kreativitas peserta didik masing-masing. Selain itu, kepala sekolah harus memastikan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) khususnya, dan peserta didik pada umumnya untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi.

Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko, mengatakan, kegiatan ini dalam rangka untuk menyamakan persepsi terkait akhir-akhir ini banyaknya para pelajar yang ikut serta dalam aksi unjuk rasa.

”Hal ini perlu diantisipasi agar masa depan anak didik kita cemerlang. Apabila ada pelajar yang ikut serta dalam aksi unjuk rasa, sering melakukan tindak pidana,” katanya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Mendikdasmen Kirim Surat...
Mendikdasmen Kirim Surat Edaran ke Pemda Cegah Pelajar Ikut Demo
Pelajar Ikut Demo di...
Pelajar Ikut Demo di DPR, Menteri PPPA: Mereka Ingin Tahu Sebetulnya Apa yang Sedang Terjadi
Rekomendasi
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Prabowo Terima Surat...
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 9 Duta Besar Negara Sahabat
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Berita Terkini
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved