Halau Massa Masuk Kawasan Istana Negara, Polisi Pasang Pembatas Beton

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 15:58 WIB
loading...
Halau Massa Masuk Kawasan...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Polisi memasang pembatas beton guna menghalau massa pengunjuk rasa agar tidak memasuki kawasan Istana Negara. Hal ini juga untuk mencegah bentrok antara aparat dan massa.
“Kita lihat kan beberapa kali unjuk rasa berakhir anarkis dan ini tentu juga untuk melindungi petugas. Karena dari unjuk rasa kemarin ada beberapa anggota kami yang terluka, jangan sampai nanti ada tiba-tiba anggota lagi jaga ditabrak pakai truk, kan pernah ada kejadian beberapa tahun lalu,” Direktur Lalulintas Polda metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Jumat (16/10/2020).

Dia menegaskan, apa yang dilakukan itu sudah susuai dengan standar pengamanan yang dilakukan dalam mengamankan aksi unjuk rasa.
(Baca juga: Demo Hari Ini di Patung Kuda Ada Dua Kelompok, Polisi: Mereka Tidak Mau Digabung)

Dia berharap unjuk rasa kali ini berjalan tertib sehingga seluruh pihak tidak ada yang terluka. Apa yang dilakukan tersebut adalah salah satu antisipasi.

“Kita berharap semua pihak untuk menahan diri, menjaga agar unjuk rasa ini berlangsung dengan tertib, termasuk adik-adik mahasiswa yang akan berunjuk rasa,” tegasnya. (Baca juga: Antisipasi Demo, Jalan Sekitar Istana Kembali Dialihkan)

Seluruh pihak juga harus waspada supaya tidak lagi disusupi oleh Anarko dan kelompok lain yang berniat rusuh. Dia berharap, pengunjuk rasa bisa mengenali kawan-kawannya sehingga kecil kemungkinan hal tersebut terjadi.

“Kalau mereka itu tidak jelas karena tujuannya hanya satu, anarkis dan merusak. Tentu ini yang sangat tidak diinginkan,” tukasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Rekomendasi
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Sejarah! Cape Verde...
Sejarah! Cape Verde Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 usai Tahan Arab Saudi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved