3 Santri Junior Dianiaya Santri Senior di Pamulang Tangsel

Minggu, 11 Oktober 2020 - 14:50 WIB
loading...
3 Santri Junior Dianiaya...
Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
TANGERANG SELATAN - Tiga santri junior di Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dilaporkan menjadi korban penganiayaan seniornya hingga mengalami luka memar di sekujur tubuhnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban penganiayaan berjumlah sekitar 14 orang. Namun, tidak semua korban berani melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Pamulang .

Kasus penganiayaan itu dibenarkan Kapolsek Pamulang Kompol Supiyanto. Korban yang sudah melapor ada tiga orang. Sedangkan pelaku penganiayaan yang merupakan santri senior saat ini telah diamankan di Polsek Pamulang.
(Baca juga: Motif Remaja Diculik dan Dikeroyok karena Temannya Punya Utang Rp5 Juta)

"Pelaku berjumlah empat orang. Saat ini masih dalam pemeriksaan," ujarnya di Polsek Pamulang, Minggu (11/10/2020).

Dia enggan menjelaskan lebih jauh kasus penganiayaan dan premanisme yang terjadi di lembaga pendidikan agama tersebut. Dia berharap korban lain dapat melapor ke Polsek Pamulang.

Berdasarkan informasi dihimpun, kasus penganiayaan terhadap junior di pondok pesantren tersebut telah berlangsung lama. Penyebabnya diduga karena santri junior melanggar aturan yang telah disepakati bersama.

Aturan tersebut antara lain tidak boleh bermain HP di pondok, tidak boleh keluar pondok tanda izin, dan pacaran. (Baca juga: Korban Pidana Butuh Perlindungan, Biar Tak Jatuh Tertimpa Tangga Pula)

Salah seorang sumber SINDOnews mengatakan, rata-rata korban penganiayaan berusia di bawah umur. Mereka tidak berani mengadu lantaran takut berdampak panjang selama masih berada di pondok. "Ini kan hukuman di pesantren yang telah melampaui batas, diduga korban dihukum karena main HP lalu dianiaya oleh seniornya, tapi mungkin banyak juga seperti keluar tanpa izin, pacaran sama santri perempuan," ujarnya.

Kasus penganiayaan santri junior oleh seniornya ini terjadi minggu lalu. Diduga korban lebih dari tiga orang dan masih di bawah umur. Ada yang mengeluhkan kaki bengkak, punggung memar, bahkan ada juga mengatakan kepalanya bocor.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Berita Terkini
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved