Sempat Ditahan, Jurnalis Merahputih.com Keluar dari Polda Metro Jaya

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 22:53 WIB
loading...
Sempat Ditahan, Jurnalis...
Polisi menembakkan gas air mata menghadapi massa pengunjuk rasa yang menolak UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020). Seorang jurnalis yang sempat dikabarkan hilang saat meliput aksi tersebut akhirnya keluar dari Polda Metro Jawa pada Jumat (9/10/2020). Foto/do
A A A
JAKARTA - Jurnalis Merahputih.com atas nama Ponco Sulaksono akhirnya bisa keluar dari Polda Metro Jaya usai sempat ditahan lebih dari 1×24 jam bersama massa yang juga ditangkap dalam aksi demonstrasi menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Ponco sempat dikabarkan hilang saat tengah melakukan peliputan unjuk rasa penolakan Omnibus Law. Dia mengaku, sekitar pukul 17.00 WIB pada Kamis (8/10) kemarin, posisinya berada di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Berdasarkan pantauan, Ponco terlihat keluar dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sekitar pukul 20.30 WIB. Dia mengucap syukur dan bisa pulang ke kediamannya. "Alhamdulillah semua sehat, ini luka sedikit saja kena aspal," ujar Ponco di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/10/2020) malam.

(Baca: Jurnalis MERAHPUTIH.COM Hilang saat Meliput Aksi Tolak Omnibus Law UU Ciptaker)

Pada saat diamankan aparat, Ponco sudah mengaku dan menunjukkan identitas pers. Namun, aparat seperti tidak mengindahkan dan sekitar pukul 01.30 WIB atau Jumat (9/10) dini hari, Ponco ditempatkan bersama massa unjuk rasa di gedung tahanan titipan Polda Metro Jaya.

"Saya sudah bilang saya wartawan, id card (kartu pers) saya tunjukan ke aparat," kata Ponco.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Ponco kemudian dimintai keterangan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, soal aktifitasnya dalam aksi kemarin. Lalu, sekitar pukul 21.00 WIB usai bebas, Ponco yang bertugas peliputannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantas dikunjungi Deputi Penindakan KPK, Karyoto. Jenderal bintang satu itu kemudian menanyakan kondisi Ponco.

(Baca: Dikabarkan Hilang, Tiga Jurnalis Pers Mahasiswa GEMA Ditemukan)

"Bagaimana sehat?," tanya Karyoto.

"Alhamdulillah Pak. Ini memar kena aspal," jawab Ponco.

Sementara itu, Direktur LBH Pers Ade Wahyudin mengaku pihaknya turut mengadvokasi enam orang jurnalis di Pold Metro Jaya. Dia menyebut, enam orang jurnalis berhasil dikeluarkan setelah sempat diamankan polisi.

"Enam orang berhasil kita keluarkan malam ini, ini yang tadi di Ditkrimsus ya. Semoga sudah tidak ada lagi," ungkap Ade.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Rekomendasi
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved