KM Tanjung Permai Ditemukan Tenggelam di Uluwatu Bali, 11 ABK Masih Hilang
Kamis, 08 Oktober 2020 - 21:26 WIB
loading...
Petugas mengevakuasi 1 ABK KM Tanjung Permai yang tenggelam di perairan Uluwatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, Kamis (8/10/2020). Foto/Ist
A
A
A
DENPASAR - Kapal Motor (KM) Tanjung Permai yang dilaporkan hilang kontak di perairan Bali akhirnya ditemukan Kamis (8/10/2020). Seorang anak buah kapal (ABK) ikut ditemukan, sedangkan 11 lainnya masih dinyatakan hilang.
Kapal nelayan itu ditemukan dalam kondisi tenggelam di dekat perairan Uluwatu, Kuta Selatan, Badung, Bali. "Baru satu ABK yang ditemukan," kata Kepala Kantor SAR Denpasar Gede Darmada, Kamis (8/10/2020). (Baca juga: Dilaporkan Mengalami Kebocoran, KM Tanjung Permai Hilang di Perairan Bali)
ABK yang ditemukan bernama Nurohman. Dia ditemukan terapung-apung di perairan tidak jauh dari lokasi karamnya KM Tanjung Permai. Sebuah speedboat yang kebetulan melintas berhasil menyelamatkannya. (Klik juga: Kapal Ikan KM Tanjung Permai Hilang di Bali)
Kepada petugas, Nurohman menceritakan kapal tenggelam setelah dihantam ombak tinggi, Senin (5/10/2020) sekitar pukul 22.00 Wita. Ia pun memutuskan terjun ke laut.
Nurohman menyaksikan 5 ABK lainnya ikut terjun ke laut. Sedangkan enam ABK lagi masih berada di atas kapal. "Nurohman bertahan dengan berpegangan benda yang terapung," ujar Darmada.
Kapal nelayan itu ditemukan dalam kondisi tenggelam di dekat perairan Uluwatu, Kuta Selatan, Badung, Bali. "Baru satu ABK yang ditemukan," kata Kepala Kantor SAR Denpasar Gede Darmada, Kamis (8/10/2020). (Baca juga: Dilaporkan Mengalami Kebocoran, KM Tanjung Permai Hilang di Perairan Bali)
ABK yang ditemukan bernama Nurohman. Dia ditemukan terapung-apung di perairan tidak jauh dari lokasi karamnya KM Tanjung Permai. Sebuah speedboat yang kebetulan melintas berhasil menyelamatkannya. (Klik juga: Kapal Ikan KM Tanjung Permai Hilang di Bali)
Kepada petugas, Nurohman menceritakan kapal tenggelam setelah dihantam ombak tinggi, Senin (5/10/2020) sekitar pukul 22.00 Wita. Ia pun memutuskan terjun ke laut.
Nurohman menyaksikan 5 ABK lainnya ikut terjun ke laut. Sedangkan enam ABK lagi masih berada di atas kapal. "Nurohman bertahan dengan berpegangan benda yang terapung," ujar Darmada.
Lihat Juga :