DKI Belum Bisa Turunkan Harga Tes Swab Sesuai Putusan Presiden

Selasa, 06 Oktober 2020 - 20:12 WIB
loading...
DKI Belum Bisa Turunkan...
Pelaksanaan swab test atau uji usap Covid-19. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyusun regulasi untuk menetapkan harga tes swab sesuai apa yang diputuskan pemerintah pusat senilai Rp900.000. Masyarakat diminta melakukannya swab di 54 laboratorium yang telah bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, Pemprov DKI Jakarta tentunya mengikuti harga tes swab sesuaistandar yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo senilai Rp900. Menurutnya, untuk menyeragamkan semua harga tes swab di rumah sakit Ibu Kota, pihaknya akan menyusun regulasi terlebih dahulu.

"Tentunya harus ada regulasi yang mengikat seperti apa di tingkat pusat, itu yang akan jadi acuan kita untuk melakukan evaluasi," kata Widyastuti di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2020). (Baca juga: Penyebaran Covid-19 di DKI Terus Melonjak, Anies Tambah 23 RS Rujukan )

Widyastuti mengakui, harga tes swab difasilitas swasta itu memang masih berbeda-beda dan cenderung lebih mahal.Dalam waktu dekat, pihaknya bakal memanggil rumah sakit dan laboratorium swasta yang selama ini bekerja sama dengan Pemprov DKI.

Sambil menunggu penyesuaian harga tes swab, Widyastuti meminta masyarakat tidak melakukan swab test di luar fasilitas ini, sebab harganya bakal jauh lebih mahal. Saat ini lebih dari 54 laboratorium yang bekerja sama dengan Pemprov DKI. (Baca juga: Soal Tarif Tes Swab Rp900.000, PB IDI: Semestinya Rp1,2 Juta )

"Kita punya 54 dan kemudian ada tambahan satu, dua lagi, kalau yang di luar itu kami tidak rekomendasi, wong kami tidak memberikan rekomendasi," pungkasnya. (Baca juga: Batas Atas Tarif Swab Rp900 Ribu Harus Diatur dengan Permenkes )
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Warga Jakarta Bisa Nikmati...
Warga Jakarta Bisa Nikmati Pembebasan PBB-P2 100%, Ini Kriterianya
Rekomendasi
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
Donald Trump Bisa Menjadi...
Donald Trump Bisa Menjadi Presiden Pertama AS yang Dipenjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved