Tim Machfud Arifin: Apapun Harus Kita Lakukan, Penjara atau Menang
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 20:19 WIB
loading...
Anggota Tim Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin dan Calon Wakil Wali Kota Mujiaman, Akhmad Miftachul Ulum, menyebut apapun harus dilakukannya demi memenangkan Machfud sebagai wali kota Surabaya. Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Anggota Tim Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin dan Calon Wakil Wali Kota Mujiaman, Akhmad Miftachul Ulum, menyebut apapun harus dilakukannya demi memenangkan Machfud sebagai wali kota Surabaya.
Pernyataan tersebut dilontarkan Ulum saat acara “Jagongan Santai Para Jubir Muda Cawali Surabaya” yang digelar live streaming YouTube di Channel 332, Jumat (2/10/2020) malam. Dalam dialog tersebut, juga dihadiri jubir muda pasagan Eri Cahyadi-Armuji , Aryo Seno Bagaskoro, serta dipandu oleh Ahmad Khubby Aly.
"Tagline yang saya sampaikan ke teman-teman, penjara atau menang. Penjara atau menang. Itu artinya apa, apapun kita harus lakukan demi kemenangan Pak Machfud Arifin," ungkap Ulum dengan nada serius.
Saat Ulum mengeluarkan statemen tersebut, Ahmad Khubby Ali selaku pemandu acara kaget. Hingga ia menanyakan lagi apa yang barusan diucapkan Ulum. "Kok gawat," ujar Khubby Ali yang juga dikenal sebagai pengamat politik dari UIN Sunan Ampel tersebut
Usai diminta mengulang statemen tersebut, Ulum lantas memberikan penjelasan lagi dengan menyebut harus sesuai aturan yang ada. "Yang jelas, kita harus taati undang-undang dan mentaati aturan, sehingga kemenangan prioritas utama kami," kata Ulum yang terus aktif mengampanyekan Machfud-Mujiaman.
Pernyataan tersebut dilontarkan Ulum saat acara “Jagongan Santai Para Jubir Muda Cawali Surabaya” yang digelar live streaming YouTube di Channel 332, Jumat (2/10/2020) malam. Dalam dialog tersebut, juga dihadiri jubir muda pasagan Eri Cahyadi-Armuji , Aryo Seno Bagaskoro, serta dipandu oleh Ahmad Khubby Aly.
"Tagline yang saya sampaikan ke teman-teman, penjara atau menang. Penjara atau menang. Itu artinya apa, apapun kita harus lakukan demi kemenangan Pak Machfud Arifin," ungkap Ulum dengan nada serius.
Saat Ulum mengeluarkan statemen tersebut, Ahmad Khubby Ali selaku pemandu acara kaget. Hingga ia menanyakan lagi apa yang barusan diucapkan Ulum. "Kok gawat," ujar Khubby Ali yang juga dikenal sebagai pengamat politik dari UIN Sunan Ampel tersebut
Usai diminta mengulang statemen tersebut, Ulum lantas memberikan penjelasan lagi dengan menyebut harus sesuai aturan yang ada. "Yang jelas, kita harus taati undang-undang dan mentaati aturan, sehingga kemenangan prioritas utama kami," kata Ulum yang terus aktif mengampanyekan Machfud-Mujiaman.
Lihat Juga :