Tinjau Depo MRT, Wagub DKI Ingin Percepatan Pembangunan Fase II

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 19:48 WIB
loading...
Tinjau Depo MRT, Wagub...
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta , Ahmad Riza Patria meninjau Pusat Kontrol Operasi di Depo Moda MRT Jakarta , Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2020).

Dalam peninjauan tersebut, Ariza didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo; Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar; Camat Cilandak, Mundari dan beberapa pejabat terkait. (Baca juga: Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya )

Dalam tinjauannya, politikus Partai Gerindra ini mengatakan, pihaknya ingin mempercepat pembangunan MRT Jakarta Fase 2A ini segera selesai. Segmen 1 menghubungkan Thamrin-Monas yang direncanakan akan selesai Maret 2025.

Sedangkan, segmen 2 menghubungkan Harmoni-Kota yang direncanakan akan selesai pada tahun 2026. Jarak antar stasiun dalam pembangunan tersebut mulai 0,6 kilometer sampai dengan satu kilometer. (Baca juga: PSBB Ketat Lagi, Penumpang MRT Merosot Hanya 13.000 Orang per Hari )

Untuk mempercepat pembangunan ini, Ariza mengungkapkan akan menjalin kerja sama dengan negara lain yang memiliki kemampuan dan pengalaman yang sama membangun moda transportasi berbasis rel seperti MRT Jakarta.

"Untuk itu kita membutuhkan dukungan bantuan dari Pemerintah Jepang. Karena menurut jadwal sementara akan selesai pada 2026. Tapi berpotensi mundur ke 2027. Buat kita ini sangat lama, kita akan melakukan terobosan-terobosan untuk melaksanakan ini. Kita tahu di banyak negara, MRT atau subway sebagai tulang punggung transportasi di perkotaan, kita akan melakukan percepatan," jelas Ariza di lokasi, Jumat (2/10/2020).

Selain mempercepat pembangunan MRT Jakarta Fase 2A, Wagub Ariza juga mengapresiasi Protokol Bangkit yang diterapkan oleh Manajemen PT MRT Jakarta sejak Juni 2020.

Protokol Bangkit ini, sambungnya, mengatur teknis penggunaan MRT Jakarta oleh masyarakat dengan memperhatikan standar kesehatan yang ketat selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yaitu Bersih, Aman, Nyaman, Go Green, Kolaborasi Inovasi Tata Kelola (Bangkit).

"Tadi juga kita mengecek semua pelaksanaan dari operasional MRT. Alhamdulillah kita sudah memiliki standar dunia, mulai dari ketepatan waktu, pelayanan, dan berbagai fasilitas dukungan ini jadi kebanggaan kita. Tidak hanya jadi kebanggaan Jakarta tapi juga kebanggaan bangsa kita. Kita bisa sejajar dengan bangsa lain memastikan kita memiliki transportasi publik yang layak dan membanggakan," tutur Ariza.

Selain itu, Dirut MRT Jakarta William Sabandar, mengapresiasi kunjungan Wagub Ariza Patria ke pusat kontrol operasi tersebut. Pihaknya berkomitmen memperkuat koordinasi untuk percepatan pembangunan yang sedang berjalan. (Baca juga: MRT Fase Dua Mulai Dibangun Akhir Juli 2020, Telan Biaya Rp22,5 Triliun )

"Kunjungan ini memperkuat koordinasi kami dengan kebijakan-kebijakan Pemerintah Provinsi DKI yang telah diberlakukan saat ini maupun antisipasi ke depannya. Kami akan senantiasa melanjutkan dan memperkuat koordinasi tersebut," jelas William.

Diketahui, pembangunan MRT Jakarta fase 2A segmen 1 Thamrin-Monas ditargetkan selesai pada Maret 2025, termasuk sistem perkeretaapian (railway system) dan rel (track) hingga pengoperasian kereta. Saat ini progress fisik mencapai 8,157 persen dengan kegiatan meliputi relokasi pohon, rekayasa lalu lintas di Jalan Thamrin, pembongkaran JPI BI, dan lain-lain.

Pembangunan proyek MRT Jakarta Fae 2A memiliki nilai penting dalam membangun pemulihan ekonomi nasional yang terdampak akibat pandemi. Diharapkan proyek ini dapat membantu upaya pemerintah untuk mengatasi pemulihan ekonomi nasional karena ada penyerapan tenaga kerja dan ahli, pembelian peralatan konstruksi, serta pembangunan infrastruktur.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Amar Bank Dorong Layanan...
Amar Bank Dorong Layanan Embedded Banking di MRT Jakarta
Audiensi dengan Ditjen...
Audiensi dengan Ditjen Intram, Jababeka Paparkan Potensi Integrasi Transportasi
Rekomendasi
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Pahlawan Cape Verde...
Pahlawan Cape Verde di Piala Dunia 2026 Menangis, Ibunya Ditolak Masuk Amerika Serikat
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Berita Terkini
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved