Pandemi Covid-19, Pembangunan 3 Flyover dan 1 Underpass di Jakarta Masuki Tahap Akhir
Selasa, 29 September 2020 - 13:48 WIB
loading...
Pemprov DKI Jakarta menyatakan pembangunan tiga flyover dan satu underpass untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota mendekati tahap akhir.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menyatakan pembangunan tiga flyover dan satu underpass untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota mendekati tahap akhir. Meski di tengah pandemi Covid-19 progress pembangunan tiga flyover dan underpass tersebut hampir mencapai 90%.
Tiga flyover yang tak lama lagi rampung yakni, flyover Lenteng Agung, flyover Tanjung Barat, dan flyover Cakung. Adapun satu underpass yang juga dalam tahap akhir ialah underpass Senen.“Kita harapkan sebelum akhir tahun pembangunan sudah selesai,” ungkap Kadis Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, Selasa (29/9/2020).
Hari memaparkan, pembangunan flyover Lenteng Agung dengan nilai kontrak Rp144,5 miliar progressnya sudah mencapai 87%. Flyover ini memiliki panjang sisi barat 430 meter dan sisi timur 450 meter, serta lebar mencapai 6,5 meter.“Saat ini sedang dilakukan pengembalian kondisi dan perbaikan saluran kali baru dan juga penataan landscape area sekitar flyover,” kata Hari.
Di lokasi ini pun akan dibangun jembatan penyeberangan orang (JPO) dan lift. Untuk mempercantik kawasan ini, tata pencahayaan artistik akan dilakukan di flyover maupun JPO tersebut. Hari menuturkan, untuk flyover Tanjung Barat progres pembangunan disana mencapai 78,5% dengan nilai kontrak Rp163,2 miliar. (Baca: Hindari PHK, PHRI Minta Pemprov DKI Izinkan Pengunjung Makan di Tempat)
Rencana flyover yang memiliki panjang masing-masing, sisi barat sepanjang 540 meter dan sisi timur 590 meter dengan masing masing lebar flyover delapan meter ini akan membuat perlintasan sebidang kereta api tak lagi dilintasi jalan. “Jadi nantinya di sana akan mengurangi kemacetan akibat antrean kendaraan karena perlintasan kereta,” tuturnya.
Saat ini progres pembangunan disana sedang mengerjakan pengecoran pelat lantai yang melintang crossing rel KA. “Kami juga mempersiapan untuk pengangkatan balok jembatan di sisi timur selatan flyover pada lahan yang telah dibebaskan,” ujarnya. (Baca: Pria Misterius Berambut Gondrong Buang Mayat Bayi di Kali Cipinang)
Seperti di Lenteng Agung, kawasan ini akan dibangun JPO pada sisi timur flyover untuk lahan yang telah dibebaskan. Mempercepat pembangunan JPO, Hari melanjutkan, tinggal menyisakan pekerjaan kaki JPO pada sisi barat flyover. Namun pembangunan di sana agak terlambat lantaran menunggu lahan bebas dan juga penataan taman di bawah flyover serta tata pencahayaan artistik pada JPO dan flyover.
Tiga flyover yang tak lama lagi rampung yakni, flyover Lenteng Agung, flyover Tanjung Barat, dan flyover Cakung. Adapun satu underpass yang juga dalam tahap akhir ialah underpass Senen.“Kita harapkan sebelum akhir tahun pembangunan sudah selesai,” ungkap Kadis Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, Selasa (29/9/2020).
Hari memaparkan, pembangunan flyover Lenteng Agung dengan nilai kontrak Rp144,5 miliar progressnya sudah mencapai 87%. Flyover ini memiliki panjang sisi barat 430 meter dan sisi timur 450 meter, serta lebar mencapai 6,5 meter.“Saat ini sedang dilakukan pengembalian kondisi dan perbaikan saluran kali baru dan juga penataan landscape area sekitar flyover,” kata Hari.
Di lokasi ini pun akan dibangun jembatan penyeberangan orang (JPO) dan lift. Untuk mempercantik kawasan ini, tata pencahayaan artistik akan dilakukan di flyover maupun JPO tersebut. Hari menuturkan, untuk flyover Tanjung Barat progres pembangunan disana mencapai 78,5% dengan nilai kontrak Rp163,2 miliar. (Baca: Hindari PHK, PHRI Minta Pemprov DKI Izinkan Pengunjung Makan di Tempat)
Rencana flyover yang memiliki panjang masing-masing, sisi barat sepanjang 540 meter dan sisi timur 590 meter dengan masing masing lebar flyover delapan meter ini akan membuat perlintasan sebidang kereta api tak lagi dilintasi jalan. “Jadi nantinya di sana akan mengurangi kemacetan akibat antrean kendaraan karena perlintasan kereta,” tuturnya.
Saat ini progres pembangunan disana sedang mengerjakan pengecoran pelat lantai yang melintang crossing rel KA. “Kami juga mempersiapan untuk pengangkatan balok jembatan di sisi timur selatan flyover pada lahan yang telah dibebaskan,” ujarnya. (Baca: Pria Misterius Berambut Gondrong Buang Mayat Bayi di Kali Cipinang)
Seperti di Lenteng Agung, kawasan ini akan dibangun JPO pada sisi timur flyover untuk lahan yang telah dibebaskan. Mempercepat pembangunan JPO, Hari melanjutkan, tinggal menyisakan pekerjaan kaki JPO pada sisi barat flyover. Namun pembangunan di sana agak terlambat lantaran menunggu lahan bebas dan juga penataan taman di bawah flyover serta tata pencahayaan artistik pada JPO dan flyover.
Lihat Juga :