Ini Profil Didi Kempot, God Father of Broken Heart dari Solo

Selasa, 05 Mei 2020 - 09:39 WIB
loading...
Ini Profil Didi Kempot,...
Penyanyi campursari Didi Kempot tampil menghibur ribuan masyarakat saat acara Lauching Pelayanan Publik Terintegrasi Online, Jogo Wargo Jogo Negoro-New Smile Police di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Minggu (13/10/2019). FOTO/SINDOnews/AHMAD A
A A A
SEMARANG - Meninggalnya penyanyi campursari Didi Kempot cukup mengejutkan dunia musik Indonesia. Terlebih bagi penggemarnya yang akrab disapa Sobat Ambyar.

Seperti dikabarkan, penyanyi Penyanyi berjuluk God Father of Broken Heart itu dikabarkan meninggal di RS Kasih Ibu Solo pada pukul 07.45 WIB, Selasa (5/5/2020). Pemilik nama asli Dionisius Prasetyo meninggal di usia 53 tahun.

Seperti apa profil sosok penyanyi yang dilabeli dengan gelar Bapak Patah Hati Nasional ini? Didi Kempot lahir di Surakarta (Solo), 31 Desember 1966. Ia memulai kariernya sejak 1989. (Baca juga: Didi Kempot Meninggal Dunia di RS Kasih Ibu Solo )

Sempat lama vakum di dunia permusikan Tanah Air, pada 2019, namanya kembali populer di kalangan generasi muda dan dijuluki sebagai God Father of Broken Heart.

2019, bisa dikatakan tahunnya Didi Kempot. Di tahun tersebut namanya kembali naik daun, setelah sebelumnya jarang terdengar di media. Kerennya, meskipun sudah tak muda lagi, penyanyi campursari ini tetap disukai oleh para generasi muda.

Didi untuk kali pertama menjalin kerja sama dengan produser musik pada 1989. Lagu pertamanya yang dirilis adalah Cidro yang mengisahkan tentang patah hati.

Selama ini, lagu-lagu Didi Kempot memang kebanyakan tentang patah hati. Meski ada beberapa judulnya terkait nama tempat, seperti Stasiun Balapan, tapi tetap saja lirik lagunya mengisahkan kesedihan.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kabar Baik, RS Kardiologi...
Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan
Cek Kesehatan Gratis...
Cek Kesehatan Gratis di Solo, Kolesterol dan Tekanan Darah Banyak Ditemukan
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
Stafsus Wapres Bertemu...
Stafsus Wapres Bertemu dengan Jokowi di Solo, Bahas Apa?
KA Batara Kresna Sajikan...
KA Batara Kresna Sajikan Pesona Perdesaan di Rute Solo-Wonogiri
Jelang Muktamar, Kiai...
Jelang Muktamar, Kiai Muda NU Konsolidasikan Gerakan Moral dari Solo Raya
Adeging Mangkunegaran...
Adeging Mangkunegaran 2026 Dorong Ekonomi Solo, Multiplier Effect Capai Rp87,9 Miliar
Fenomena Rumah Jokowi...
Fenomena Rumah Jokowi Jadi Tembok Ratapan Solo Dinilai Bermakna Satire Politik
Rekomendasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Berita Terkini
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved