Perkuat Ketahanan Bencana, Pertagas OEJA Gelar Kencana Si Udin di Gresik
Senin, 27 Juli 2026 - 17:13 WIB
loading...
Pertagas OEJA menggelar Program Kencana Si Udin (Kenali Bencana Sejak Usia Dini) di SDN 40 Gresik, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini untuk penguatan budaya keselamatan dan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
GRESIK - PT Pertamina Gas ( Pertagas ) melalui unit operasinya, Operation East Java Area (OEJA) menggelar Program Kencana Si Udin (Kenali Bencana Sejak Usia Dini) di SDN 40 Gresik, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini untuk penguatan budaya keselamatan dan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini.
Di tengah meningkatnya tantangan risiko bencana, pembekalan pengetahuan dan keterampilan mitigasi menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang tangguh. Melalui pembelajaran interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajak mengenali potensi bahaya di lingkungan sekitar, memahami cara melindungi diri, serta mengetahui tindakan tepat ketika menghadapi situasi darurat.
Kepala SDN 40 Gresik, Nurhayati mengapresiasi kepedulian Pertagas OEJA dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. ”Edukasi ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi para siswa," katanya. Baca juga: Indonesia Negara Rawan Bencana, Menko PMK Minta Masyarakat Miliki Kewaspadaan
External Relation East Regional II Pertamina Gas, Adhelia Hasri Miracahyani, mengatakan keselamatan merupakan nilai utama yang terus diimplementasikan Pertagas. Baik di lingkungan operasional maupun kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa setiap anak berhak tumbuh dan belajar di lingkungan yang aman. Karena itu, melalui Program Kencana Si Udin, mereka membekali anak-anak dengan pengetahuan, keterampilan, dan keberanian dalam menghadapi kondisi darurat.
”Dengan edukasi evakuasi dini dan praktik pemadaman api, kami berharap siswa dan guru memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik ketika menghadapi berbagai potensi bencana. Edukasi keselamatan sejak usia dini merupakan investasi penting untuk membentuk generasi yang tangguh, peduli, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan," jelasnya.
Edukasi tersebut menjadi bekal penting agar anak-anak dapat tumbuh dan belajar di lingkungan yang lebih aman. Program Kencana Si Udin merupakan bagian dari komitmen Pertagas OEJA membangun budaya sadar keselamatan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana bagi siswa di sekolah-sekolah di sekitar jalur pipa gas Pertagas OEJA.
Sebanyak 55 siswa SDN 40 Gresik mengikuti kegiatan bersama para guru, Relawan Edukasi Bencana Starside Edu, serta tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dan Community Development Pertagas OEJA. Para peserta mendapatkan edukasi mengenai kesiapsiagaan dan evakuasi dini melalui empat pos pembelajaran, yaitu Pos Tas Darurat, Pos Banjir dan Pelampung Darurat, Pos Siaga Gempa, serta Pos Tata Ruang Aman.
Tim HSSE Pertagas OEJA juga memberikan edukasi keselamatan melalui demonstrasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan fire blanket. Seluruh siswa dan guru diajak mempraktikkan secara langsung teknik pemadaman api dengan pendampingan dari tim HSSE, sehingga mereka memiliki pengetahuan, keberanian, dan keterampilan dasar dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran. Lihat foto: Stasiun Metering Senipah Perkuat Pasokan Energi di Kalimantan Timur
Sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya lingkungan belajar yang aman dan sehat, Pertagas OEJA turut menyerahkan bantuan fasilitas kesehatan sekolah berupa kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) untuk 10 ruang kelas, 1 ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan 2 ruang guru. Selain itu juga memberikan sarana dan prasarana UKS berupa ranjang pasien, alat ukur tinggi badan, timbangan badan, serta lemari penyimpanan.
Di tengah meningkatnya tantangan risiko bencana, pembekalan pengetahuan dan keterampilan mitigasi menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang tangguh. Melalui pembelajaran interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajak mengenali potensi bahaya di lingkungan sekitar, memahami cara melindungi diri, serta mengetahui tindakan tepat ketika menghadapi situasi darurat.
Kepala SDN 40 Gresik, Nurhayati mengapresiasi kepedulian Pertagas OEJA dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. ”Edukasi ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi para siswa," katanya. Baca juga: Indonesia Negara Rawan Bencana, Menko PMK Minta Masyarakat Miliki Kewaspadaan
External Relation East Regional II Pertamina Gas, Adhelia Hasri Miracahyani, mengatakan keselamatan merupakan nilai utama yang terus diimplementasikan Pertagas. Baik di lingkungan operasional maupun kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa setiap anak berhak tumbuh dan belajar di lingkungan yang aman. Karena itu, melalui Program Kencana Si Udin, mereka membekali anak-anak dengan pengetahuan, keterampilan, dan keberanian dalam menghadapi kondisi darurat.
”Dengan edukasi evakuasi dini dan praktik pemadaman api, kami berharap siswa dan guru memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik ketika menghadapi berbagai potensi bencana. Edukasi keselamatan sejak usia dini merupakan investasi penting untuk membentuk generasi yang tangguh, peduli, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan," jelasnya.
Edukasi tersebut menjadi bekal penting agar anak-anak dapat tumbuh dan belajar di lingkungan yang lebih aman. Program Kencana Si Udin merupakan bagian dari komitmen Pertagas OEJA membangun budaya sadar keselamatan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana bagi siswa di sekolah-sekolah di sekitar jalur pipa gas Pertagas OEJA.
Sebanyak 55 siswa SDN 40 Gresik mengikuti kegiatan bersama para guru, Relawan Edukasi Bencana Starside Edu, serta tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dan Community Development Pertagas OEJA. Para peserta mendapatkan edukasi mengenai kesiapsiagaan dan evakuasi dini melalui empat pos pembelajaran, yaitu Pos Tas Darurat, Pos Banjir dan Pelampung Darurat, Pos Siaga Gempa, serta Pos Tata Ruang Aman.
Tim HSSE Pertagas OEJA juga memberikan edukasi keselamatan melalui demonstrasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan fire blanket. Seluruh siswa dan guru diajak mempraktikkan secara langsung teknik pemadaman api dengan pendampingan dari tim HSSE, sehingga mereka memiliki pengetahuan, keberanian, dan keterampilan dasar dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran. Lihat foto: Stasiun Metering Senipah Perkuat Pasokan Energi di Kalimantan Timur
Sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya lingkungan belajar yang aman dan sehat, Pertagas OEJA turut menyerahkan bantuan fasilitas kesehatan sekolah berupa kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) untuk 10 ruang kelas, 1 ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan 2 ruang guru. Selain itu juga memberikan sarana dan prasarana UKS berupa ranjang pasien, alat ukur tinggi badan, timbangan badan, serta lemari penyimpanan.
(poe)
Lihat Juga :