Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
Senin, 13 Juli 2026 - 21:25 WIB
loading...
Dua proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang dikerjakan PT Nindya Karya yakni Kota Medan dan Kabupaten Kediri berhasil mencatatkan progres fisik 100 persen. Foto: Ist/Ilustrasi
A
A
A
MEDAN - Dua proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang dikerjakan PT Nindya Karya yakni Kota Medan dan Kabupaten Kediri berhasil mencatatkan progres fisik 100 persen. Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Komisaris Utama PT Nindya Karya Michael Umbas.
Dia menilai keberhasilan tersebut sebagai bukti komitmen, profesionalisme, dan kerja keras seluruh tim proyek dalam mendukung penyelesaian salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita di bidang pendidikan.
Apresiasi disampaikan saat Umbas menggelar konferensi tatap muka secara daring dengan sejumlah koordinator Project Manager Sekolah Rakyat, yaitu PM Kota Makassar, Kabupaten Tual, Kota Medan, Kota Pasuruan, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Kediri, Senin (13/7/2026).
Baca juga: Pemerintah Bangun Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda, Ini Perbedaannya
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan Dewan Komisaris guna memastikan setiap proyek berjalan sesuai target dari aspek waktu, mutu, keselamatan kerja, dan tata kelola perusahaan yang baik.
Dalam arahannya, Michael Umbas secara khusus memberikan penghargaan kepada tim Sekolah Rakyat Kota Medan dan Kabupaten Kediri yang telah menuntaskan pekerjaan hingga mencapai progres fisik 100 persen.
“Saya mengapresiasi dedikasi seluruh tim di lapangan, khususnya Kota Medan dan Kabupaten Kediri yang telah mencapai progres fisik 100 persen. Ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi yang solid, dan komitmen seluruh insan Nindya Karya. Semoga capaian ini menjadi inspirasi sekaligus penyemangat bagi lokasi lainnya untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dengan tetap mengutamakan mutu, keselamatan kerja, dan tata kelola yang baik,” ujar Michael Umbas.
Berdasarkan data progres per 11 Juli 2026, rata-rata kemajuan pembangunan 20 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II yang dikerjakan PT Nindya Karya telah mencapai 90 persen. Selain Kota Medan dan Kabupaten Kediri yang telah mencapai 100 persen, sejumlah proyek lainnya juga menunjukkan progres yang sangat baik, di antaranya Kota Kediri (94,09 persen), Kota Makassar (92,98 persen), dan Kota Pasuruan (92,41 persen).
Umbas menambahkan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita di bidang pendidikan. Karena itu, seluruh insan Nindya Karya memiliki tanggung jawab untuk menyukseskan program ini melalui hasil pekerjaan berkualitas, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Dia menilai keberhasilan tersebut sebagai bukti komitmen, profesionalisme, dan kerja keras seluruh tim proyek dalam mendukung penyelesaian salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita di bidang pendidikan.
Apresiasi disampaikan saat Umbas menggelar konferensi tatap muka secara daring dengan sejumlah koordinator Project Manager Sekolah Rakyat, yaitu PM Kota Makassar, Kabupaten Tual, Kota Medan, Kota Pasuruan, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Kediri, Senin (13/7/2026).
Baca juga: Pemerintah Bangun Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda, Ini Perbedaannya
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan Dewan Komisaris guna memastikan setiap proyek berjalan sesuai target dari aspek waktu, mutu, keselamatan kerja, dan tata kelola perusahaan yang baik.
Dalam arahannya, Michael Umbas secara khusus memberikan penghargaan kepada tim Sekolah Rakyat Kota Medan dan Kabupaten Kediri yang telah menuntaskan pekerjaan hingga mencapai progres fisik 100 persen.
“Saya mengapresiasi dedikasi seluruh tim di lapangan, khususnya Kota Medan dan Kabupaten Kediri yang telah mencapai progres fisik 100 persen. Ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi yang solid, dan komitmen seluruh insan Nindya Karya. Semoga capaian ini menjadi inspirasi sekaligus penyemangat bagi lokasi lainnya untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dengan tetap mengutamakan mutu, keselamatan kerja, dan tata kelola yang baik,” ujar Michael Umbas.
Berdasarkan data progres per 11 Juli 2026, rata-rata kemajuan pembangunan 20 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II yang dikerjakan PT Nindya Karya telah mencapai 90 persen. Selain Kota Medan dan Kabupaten Kediri yang telah mencapai 100 persen, sejumlah proyek lainnya juga menunjukkan progres yang sangat baik, di antaranya Kota Kediri (94,09 persen), Kota Makassar (92,98 persen), dan Kota Pasuruan (92,41 persen).
Umbas menambahkan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita di bidang pendidikan. Karena itu, seluruh insan Nindya Karya memiliki tanggung jawab untuk menyukseskan program ini melalui hasil pekerjaan berkualitas, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
(jon)
Lihat Juga :