Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

Senin, 13 Juli 2026 - 18:50 WIB
loading...
Bakal Dihadiri 3.000...
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Foto/SIndoNews
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan persiapan penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026.

Gus Ipul memastikan saat ini masih mematangkan perencanaan dan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak mengingat waktu persiapan yang relatif singkat. Dia pun menegaskan seluruh persiapan tengah difokuskan pada aspek teknis penyelenggaraan, mulai dari akomodasi, transportasi hingga kesiapan lokasi persidangan untuk ribuan peserta."

“Bismillah, sebagaimana yang sudah diinformasikan sebelumnya, Muktamar NU ke-35 akan dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2026. Seluruh persiapan sedang kami lakukan, kita mematangkan perencanaan,” katanya di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Baca juga: Ponpes Tambakberas Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU, Gus Ma’shum Faqih: Panggilan Para Muassis NU

Gus Ipul menjelaskan, pekan ini PBNU akan menggelar rapat koordinasi bersama PWNU Jawa Timur, pengasuh Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, serta PCNU Kabupaten Jombang guna menghitung secara rinci kebutuhan penyelenggaraan muktamar. “Pesertanya lebih dari 3.000, tentu diperlukan akomodasi, diperlukan transportasi, dan juga diperlukan tempat-tempat persidangan yang memadai. Nah ini sedang kita rencanakan,” ujarnya.

Gus Ipul mengakui waktu persiapan kurang dari dua bulan menjadi tantangan tersendiri. Namun, ia optimistis pengalaman Jombang sebagai tuan rumah Muktamar NU pada 2015 menjadi modal penting untuk menyukseskan agenda lima tahunan tersebut.

Karena itu, PBNU menggandeng Pemerintah Kabupaten Jombang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hingga pesantren-pesantren di sekitar lokasi untuk mendukung penyediaan akomodasi bagi para peserta.

Meski demikian, Gus Ipul meminta seluruh peserta dan masyarakat dapat memaklumi apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan muktamar.

Lihat video: Satu Abad NU, PBNU Gelar Puncak Harlah di Istora Senayan


Selain kesiapan teknis, dia mengatakan bahwa PBNU juga meminta seluruh pengurus wilayah dan pengurus cabang segera melengkapi persyaratan administrasi agar dapat mengikuti muktamar sebagai peserta yang memiliki hak suara.

Ia menegaskan, hak suara hanya dimiliki pengurus wilayah dan cabang yang kepengurusannya telah memiliki surat keputusan (SK) yang ditandatangani Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Ahmad Said Asrori, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf.

Bagi kepengurusan yang masih berstatus caretaker, Gus Ipul meminta agar segera menyelenggarakan konferensi. PBNU juga membuka ruang komunikasi apabila terdapat kendala administrasi. Dalam kesempatan itu, Gus Ipul turut mengingatkan peserta muktamar agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial.

Ia menilai banyak informasi yang bercampur antara fakta, informasi yang belum utuh, hingga hoaks sehingga masyarakat diminta hanya mengacu pada informasi resmi PBNU.

“Saya sampaikan kepada para peserta muktamar, hendaknya bisa memilih dan memilah seluruh pemberitaan-pemberitaan yang ada, khususnya yang ada di dunia media sosial,” katanya.

Saat ditanya mengenai progres persiapan, Gus Ipul belum bersedia menyebutkan persentase kesiapan. Namun ia optimistis seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipenuhi berkat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemerintah daerah di sekitar Jombang, serta jaringan pesantren.

Terkait substansi muktamar, Gus Ipul menyebut pembahasan akan berfokus pada arah NU memasuki abad kedua, termasuk menghadapi tantangan global, tantangan domestik, penguatan dakwah, hingga pendidikan.

Sementara mengenai mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU, ia mengatakan masih terdapat sejumlah usulan yang berkembang. Selain mempertahankan mekanisme yang berlaku saat ini, muncul pula wacana pemilihan melalui Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) sebagaimana pemilihan Rais Aam.

“Itu semua baru wacana, karena yang menentukan nanti pada akhirnya adalah muktamirin. Jadi ini semua baru wacana-wacana yang kemarin dikembangkan pada saat ada Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Mensos Tegaskan Pemain...
Mensos Tegaskan Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima Bansos
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Rekomendasi
10 Merek Baru GIIAS...
10 Merek Baru GIIAS 2026: Leapmotor sampai Truk Farizon, Siapa Saja?
Bacakan Duplik, Polda...
Bacakan Duplik, Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tetap Minta Praperadilan Roy Suryo Ditolak
GIIAS 2026 Digelar 30...
GIIAS 2026 Digelar 30 Juli–9 Agustus, Diklaim Terbesar di Asia Tenggara!
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved