Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
Senin, 13 Juli 2026 - 18:09 WIB
loading...
Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat resmi ditutup, Minggu (12/7/2026). Selama sebulan, transaksi PRJ mencapai Rp8,6 triliun. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat resmi ditutup, Minggu (12/7/2026). Selama sebulan, transaksi Jakarta Fair 2026 mencapai Rp8,6 triliun.
Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat menutup kegiatan. Dia mengaku bangga terhadap event tahunan ini setelah mampu menjaring 8,2 juta pengunjung atau meningkat 12 persen dibandingkan tahun lalu.
Baca juga: PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
Melihat kondisi itu, Rano menilai perekonomian Jakarta masih cukup kuat di tengah kondisi ekonomi saat ini. Hal itu tak lepas dari partisipasi ribuan pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga berbagai merek nasional dan internasional yang menawarkan beragam produk serta potongan harga selama pameran berlangsung.
"Ini mengindikasikan bahwa kekuatan ekonomi Jakarta masih cukup survive di dalam situasi ekonomi seperti ini," ujar Rano.
Karena itu, dia berharap penyelenggaraan Jakarta Fair tahun depan dapat berlangsung lebih besar karena bertepatan dengan peringatan 500 tahun atau 5 abad Kota Jakarta.
Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026 Siti Hartati Murdaya mengatakan, Jakarta Fair tahun ini mengusung tema "Jakarta Fair Sebagai Wadah Pameran Multiproduk, Hiburan, Pertemuan Bisnis untuk Mendorong Perdagangan serta Investasi dari UMKM hingga Industri Nasional dan Internasional".
Menurut Hartati, tema tersebut menegaskan peran Jakarta Fair dalam mendorong promosi produk lokal melalui inovasi berkelanjutan sekaligus memperkuat industri meetings, incentives, conventions, and exhibitions (MICE) di Indonesia.
Jakarta Fair 2026 diikuti sekitar 2.800 peserta yang mengisi 1.800 stan pameran, termasuk pelaku UMKM. "Kegiatan ini juga menyerap puluhan ribu tenaga kerja sejak masa persiapan hingga penyelenggaraan berakhir," katanya.
Hartati menambahkan penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini memberikan dampak positif bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk sekaligus mendorong perputaran ekonomi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, para pengunjung, para peserta Jakarta Fair," ucapnya.
Hartati juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama penyelenggaraan masih terdapat kekurangan. Dia berjanji di tahun mendatang event PRJ akan lebih kreatif dan meriah.
Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat menutup kegiatan. Dia mengaku bangga terhadap event tahunan ini setelah mampu menjaring 8,2 juta pengunjung atau meningkat 12 persen dibandingkan tahun lalu.
Baca juga: PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
Melihat kondisi itu, Rano menilai perekonomian Jakarta masih cukup kuat di tengah kondisi ekonomi saat ini. Hal itu tak lepas dari partisipasi ribuan pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga berbagai merek nasional dan internasional yang menawarkan beragam produk serta potongan harga selama pameran berlangsung.
"Ini mengindikasikan bahwa kekuatan ekonomi Jakarta masih cukup survive di dalam situasi ekonomi seperti ini," ujar Rano.
Karena itu, dia berharap penyelenggaraan Jakarta Fair tahun depan dapat berlangsung lebih besar karena bertepatan dengan peringatan 500 tahun atau 5 abad Kota Jakarta.
Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026 Siti Hartati Murdaya mengatakan, Jakarta Fair tahun ini mengusung tema "Jakarta Fair Sebagai Wadah Pameran Multiproduk, Hiburan, Pertemuan Bisnis untuk Mendorong Perdagangan serta Investasi dari UMKM hingga Industri Nasional dan Internasional".
Menurut Hartati, tema tersebut menegaskan peran Jakarta Fair dalam mendorong promosi produk lokal melalui inovasi berkelanjutan sekaligus memperkuat industri meetings, incentives, conventions, and exhibitions (MICE) di Indonesia.
Jakarta Fair 2026 diikuti sekitar 2.800 peserta yang mengisi 1.800 stan pameran, termasuk pelaku UMKM. "Kegiatan ini juga menyerap puluhan ribu tenaga kerja sejak masa persiapan hingga penyelenggaraan berakhir," katanya.
Hartati menambahkan penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini memberikan dampak positif bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk sekaligus mendorong perputaran ekonomi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, para pengunjung, para peserta Jakarta Fair," ucapnya.
Hartati juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama penyelenggaraan masih terdapat kekurangan. Dia berjanji di tahun mendatang event PRJ akan lebih kreatif dan meriah.
(jon)
Lihat Juga :